10 Alat Berat Dikerahkan Membersih Material Banjir Bandang di Ladang Rimba

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP bersama Kapolres AKBP Nova Suryandaru, SIK dan Dandim 0107, Letkol Faiq Fahmi mengendarai motor trail menjangkau lokasi bencana Banjir bandang di Trumon Tengah. ANTARAN / Sudirman Hamid
Bagikan:

“Paska bencana banjir bandang di Ladang Rimba, Trumon Tengah, sampai hari ketiga pemerintah daerah mengerahkan 10 unit alat berat untuk membersihkan material lumpur dan kayu,” kata Cut Syazalisma.

ANTARAN|TAPAKTUAN – Penjabat (Pj) bupati bersama Kapolres dan Komandan Kodim 0107 Aceh Selatan, Provinsi Aceh, memilih menunggang sepeda motor trail menuju Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah untuk mengunjungi dan melihat perkembangan daerah yang dihantam bencana banjir bandang pada Senin (20/11/2023) malam lalu.

Informasi dihimpun antaran, kedatangan Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, Kapolres, AKBP Nova Suryandaru, S.Ik dan Dandim 0107, Letkol Inf Faiq Fahmi merupakan kunjungan kedua selama musibah banjir bandang menimpa wilayah itu.

Baca Juga:  Sekda Aceh Selatan Bersama Anggota DPD RI Tinjau Lahan Sangketa di PT Asdal

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma menyebutkan, kami bersama bapak Kapolres dan pak Dandim sengaja mengendarai motor trail agar mudah menjangkau lokasi untuk bertemu saudara-saudara kami yang tertimpa musibah.

“Paska bencana banjir bandang di Ladang Rimba, Trumon Tengah, sampai hari ketiga pemerintah daerah sudah mengerahkan 10 unit alat berat untuk membersihkan material lumpur dan kayu. Alat-alat ini bekerja untuk mempercepat normalisasi dari timbunan lumpur dan kayu,” kata Cut Syazalisma.

Selain mengunjungi sanak-saudara yang sedang mengalami musibah, kehadiran kami juga melihat secara langsung proses pekerjaan alat berat. Alhamdulillah, kondisi di lapangan beransur – rangsur membaik, meskipun sedikit terkendala bagi kendaraan yang melintas karena antri buka tutup.

Baca Juga:  Wartawan di Simeulue Resmi Laporkan Oknum Mantan Keuchik ke Polisi
Seorang warga tampak membersihkan rumah dari endapan lumpur sambil mengayun anak di halaman. ANTARAN / Sudirman Hamid

“Kami juga memantau persedian makanan dan air bersih, dapur umum dan lain-lain. Melihat kondisi kerusakan, nampaknya semua pihak butuh kesabaran, sebagian fasilitas umum masih lumpuh,” papar Cut Syazalisma.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, H Zainal, SE menyebutkan 10 unit alat berat yang diterjunkan ke lokasi bencana alam di Ladang Rimba meliputi; enam unit Beco (excapador), tiga unit Loader dan satu dozer dibantu puluhan dump truk.

“Sampai hari ini, ruas jalan nasional lintasan Tapaktuan-Subulussalam di lokasi banjir bandang belum sempurna betul, namun sudah bisa dilalui dengan sistem buka-tutup. Kalau listrik dan komunikasi handpone sudah normal sejak kemarin sore,” ujar H Zainal.

Baca Juga:  Pengurus DPD Partai Ummat Abdya Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua DPW Partai Ummat Aceh

Data dihimpun dari Posko bencana banjir BPBD Aceh Selatan yang bermarkas di halaman kantor camat Trumon Tengah memaparkan, jumlah rumah penduduk Ladang Rimba yang digenangi lumpur sebanyak 556 unit dan dihuni 587 Kepala Keluarga (KK).

Rumah-rumah warga tersebut berdampak bencana banjir bandang sebanyak 2 431 jiwa, terdiri 1.201 lelaki dan 1.230 orang perempuan.

Selain rumah penduduk, banjir bandang juga menghantam 23 fasilitas umum, meliputi sekolah SMP dan SD, Perbankan, Mapolsek dan Koramil, Puskesmas, tempat ibadah (masjid dan mushala) serta rumah pengajian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.