281 Napi Lapas Kelas IIB Kutacane Dapat Remisi

Pj Bupati Drs.Syakir.M.Si memberikan SK remisi pada 281 narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II b Kutacane, Kamis (17/8). ANTARAN / Amran
Bagikan:

Remisi yang diberikan pada 281 penghuni LP tersebut, jumlahnya bervariasi mulai dari 1 bulan sampai 5 bulan. Namun demikian, pada Remisi 17 Agustus 2023 ini, ada seorang narapidana yang mendapat remisi selama 6 bulan.

Jurnalis : Amran

ANTARAN| KUTACANE – Sebanyak 281 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) mendapat remisi pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia di Aceh Tenggara, Kamis (17/08/2023).

Baca Juga:  HUT-RI ke-78, 7 Warga Binaan Lapas llB Blangpidie Dapat Remisi Setengah Tahun

Dari 281 orang yang mendapat Remisi tahunan 17 Agustus tersebut, kata Kepala Lapas Kelas II b Kutacane, Chandra Wiharto, 3 orang dinyatakan bebas bersyarat dan 2 orang lagi yang terkait kasus pencurian dan penggelapan, bebas murni setelah mendapat remisi.

Berdasarkan data terkini, dari 432 orang jumlah total penghuni Lapas Kelas IIb Kutacane, hanya 281 orang yang mendapat remisi, sedangkan sisanya sebanyak 151 orang lagi, tidak mendapat remisi pada HUT ke-78 kemerdekaan RI dengan berbagai alasan.

Baca Juga:  Toko Elektronik Cahaya Gemilang Berikan Bingkisan Gratis Kepada Warga Simeulue

Remisi yang diberikan pada 281 penghuni LP tersebut, jumlahnya bervariasi mulai dari 1 bulan sampai 5 bulan. Namun demikian, pada Remisi 17 Agustus 2023 ini, ada seorang narapidana yang mendapat remisi selama 6 bulan.

Sementara remisi yang diberikan kepada 281 orang tersebut jumlahnya bervariasi, mulai dari pengurangan hukuman satu hingga lima bulan. Namun, untuk 17 Agustus 2023 ini, terdapat satu narapidana yang mendapatkan remisi selama 6 bulan.

Baca Juga:  12 Bilik Santri Pesantren Bustanul Huda Terbakar

Pemberian remisi kepada narapidana, terang Chandra Wiharto, telah memenuhi syarat administratif maupun substantif, seperti yang diatur dalam UU No. 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Chandra juga berharap, pemberian remisi pada napi tersebut, dapat memotivasi para narapidana yang lainnya sebagai bahan renungan untuk proses penyadaran diri, seraya mengajak para napi untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.  “Jadilah insan yang berakhlak mulia dan berbudi luhur, ” ujar Kalapas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.