31.868 Anak di Abdya Jadi Sasaran Imunisasi Polio

Sejumlah siswa di MIN 8 Abdya mendapatkan tetesan imunisasi polio dalam rangka Pencanangan Sub PIN Polio yang berlangsung serentak di seluruh Abdya, Senin (12/12/2022). ANTARAN / RIZAL
Bagikan:

“Insya Allah, kita akan berupaya untuk mencapai target tersebut. Makanya hari ini kita melakukan pencanangan diseluruh kecamatan dalam Kabupaten Abdya secara serentak,” katanya.

Jurnalis : Rizal

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE – Sebanyak 31.868 anak dengan usia 0-12 tahun akan menjadi sasaran pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung selama enam hari sejak 12-17 Desember 2022.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Safliati SST Mkes kepada wartawan, Senin (12/12/2022) membenarkan bahwa ada sekitar 31.868 anak yang tersebar di sembilan kecamatan dalam Kabupaten Abdya akan menjadi sasaran pelaksanaan PIN Polio tahun 2022 ini.

Dengan melibatkan unsur terkait lainnya, Safliati menargetkan bahwa pelaksanaan imunisasi Polio kali ini akan mencapai diatas 95 persen. “Insya Allah, kita akan berupaya untuk mencapai target tersebut. Makanya hari ini kita melakukan pencanangan diseluruh kecamatan dalam Kabupaten Abdya secara serentak,” katanya.

Baca Juga:  Kejari Abdya Tingkatkan Status Kasus Dugaan Korupsi Tokopika Ke Tahap II

Lebih lanjut, Safliati menambahkan kalau proses pencanangan sudah berlangsung hari ini dengan dibuka langsung oleh Pejabat (Pj) Bupati Abdya H Darmansah SPd MM juga dihadiri unsur Forkompinkab lainnya di TK Dharma Wanita Blangpidie.

Sementara itu Pj Bupati Darmansah
Dalam sambutannya mengatakan, kalau imunisasi polio ini merupakan upaya prefentif yang sangat besar manfaatnya guna mencegah morbiditas, mortalitas, dan disabilitas yang disebabkan oleh penyakit polio.

“Kita selaku Pemerintah Abdya menyambut baik serta memberikan dukungan penuh atas terlaksananya kegiatan Pencanangan Sub PIM Polio ini. Kami berharap program ini dapat berjalan maksimal, karena ini merupakan upaya besar kita dalam menyelamatkan generasi yang akan datang dari ancaman penyakit polio,” ungkapnya.

Imunisasi polio, lanjut Darmansah, memiliki arti sangat penting bagi upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen.

“Jika tidak dicegah dengan imunisasi, maka dikhawatirkan penyebaran penyakit akan berbahaya bagi anak kedepannya,” jelas Darmansah singkat.

Baca Juga:  Ringankan Beban Korban Banjir Bandang, Polres Aceh Selatan Turunkan Mobil Tangki Air

Amatan dilapangan, launching PIN Polio ini juga berlangsung di beberapa kecamatan dalam kabupaten setempat. Salah satunya di Kecamatan Manggeng, tepatnya di Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 8 Abdya. Bebererapa petugas kesehatan dari Puskesmas setempat nampak bejibaku untuk memberikan dua tetes imunisasi kepada siswa demi mencegah penyebaran penyakit permanen tersebut.

Kepala Puskesmas Manggeng, Denny Sahputra SKM didampingi Kepala MIN 8 Abdya , Zaini Hasan SPd I, mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan Sub PIN Polio ini untuk mencegah dan memberantas virus penyakit polio, agar penyebarannya tidak meluas.

“Maka dari itu, sudah seharusnya kita menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan imunisasi ini. Diharapkan semua komponen harus saling mendukung dan bekerjasama guna menyukseskan gerakan ini,” harapnya.

Selain itu, kata Denny, pihaknya berharap masyarakat terutama yang memiliki balita agar dengan kesadaran tinggi dapat ambil bagian dalam kegiatan nasional ini.

Baca Juga:  Alhudri Minta Semua Pihak Fokus Dalam Penangan Stunting

“Bawalah balita kita yang baru berumur 0-12 tahun ke pos pelayanan Sub PIN terdekat untuk mendapatkan imunisasi polio. Sesibuk apapun kita, ayo luangkan waktu untuk kesehatan anak kita,” demikian tandasnya yang juga didampingi Camat Manggeng Hamdani dan Kapolsek Manggeng Iptu Nurdi SSos.

Data yang diterima wartawan, dari 31.868 sasaran PIN Polio itu tersebar di 13 Puskesmas dalam sembilan kecamatan di Kabupaten Abdya. Data di Puskesmas Lembah Sabil tercatat sasaran 2285 anak, Puskesmas Manggeng sebanyak 3318, Puskesmas Bineh Krueng sebanyak 900, Puskesmas Tangan-Tangan sebanyak 2313, Puskesmas Lhang sebanyak 1544, Puskesmas Blangpidie 3817.

Sementara itu, Puskesmas Susoh sebanyak 3446, Puskesmas Sangkalan sebanyak 1335, Puskesmas Alue Sungai Pinang sebanyak 2500, Puskesmas Alue Pisang sebanyak 2161, Puskesmas Kuala Batee sebanyak 3103, Puskesmas Babahrot sebanyak 3446 dan Puskesmas Ie Merah sebanyak 1700 anak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.