385 Pengulu Kute Se-Agara Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Dana Kute

385 Pengulu Kute Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Senin (26/09/2023). ANTARAN / Amran
Bagikan:

“Jika sistem pengelolaan dana desa ini tidak  berjalan dengan baik dan tidak sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, dipastikan akan menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelaku dan pengelolanya,” sebut Syakir.

Jurnalis : Amran

ANTARAN|KUTACANE – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara (Agara), Drs Syakir M.Si, meminta Pengulu Kute untuk transparan dan tetap akuntabel dalam mengelola sistim dana Desa, agar Kepala desa atau Pengulu kute tidak terjerat hukum.

Baca Juga:  Camat Dabun Gelang Diminta Membangun Dengan Kekompakan

Penegasan Syakir itu disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi transparansi dan akuntabel penyaluran dan pengelolaan desa, di gedung serba guna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agara, Senin (25/09/2023).

Pj Bupati juga menyampaikan dan menekankan agar pengulu kute wajib memahami alur penyaluran dana desa, mulai dari tahapan proses pengajuan hingga sistem administrasi sampai ke rekening desa masing- masing.

Selain pengulu kute, peran camat dan pendamping desa juga harus lebih memahami segala aturan, melakukan pengawasan, dan pendampingan dalam setiap proses pengelolaan dana desa, sehingga segala persoalan yang akan timbul dapat diminimalisir.

Baca Juga:  Ringankan Beban Korban Kebakaran, Ketua Dekranasda Aceh Selatan Serahkan Bantuan

“Jika sistem pengelolaan dana desa ini tidak  berjalan dengan baik dan tidak sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, dipastikan akan menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelaku dan pengelolanya,” sebut Syakir.

Karena itu, melalui sosialisasi, semua pengulu kute harus mampu memahami materi yang disampaikan oleh sejumlah narasumber, tetutama yang berkaitan dengan sistem pengelolaan dana desa hingga konsekuensi hukum yang dihadapi.

Dengan sistem pengelolaan dana desa yang lebih baik, ujar Syakir,, diharapkan dapat menekan angka inflasi, sehingga desa bisa lebih maju dan sejahtera kedepannya.

Baca Juga:  Jumat 24 Juni 2022, Harga Sawit Tertekan Lagi

Sebab itu, Sosialisasi yang diselenggarakan pihak Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ini dengan melibatkan 385 kepala desa (Pengulu Kute) sangat berguna bagi pengulu serta seluruh perangkatnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.