60 Unit Rangkang Pesantren Darul Ihsan Labuhan Haji Dilalap Api

Camat Labuhan Haji H Sayed Suardi, saat berada di reruntuhan sisa kebakaran yang melanda Pesantren Darul Ihsan, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan. Senin sore (2/10).ANTARAN/Alfi
Bagikan:

“Berkoordinasi dengan Damkar PB-02 Meukek, PB-07 Sawang, dibantu personil TNI/Polri, juga masyarakat setempat, kita bahu membahu dalam usaha memadamkan api yang terus berkobar,” ungkapnya. 

Jurnalis : Alfi

ANTARAN|TAPAK TUAN – Insiden menyedihkan menimpa kompleks Pesantren Darul Ihsan, kawasan Desa Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, pada Senin sore (2/10) lalu, sekitar pukul 15.03 WIB.

Dimana, sebanyak 30 unit rangkang tempat mondok santri, rata dengan tanah, akibat dilalap ‘sijago merah’, yang melanda Pesantren binaan dan milik Abuya Syeik H Amran Waly Al Khalidi itu.

Disamping meratakan dengan tanah sebanyak 30 unit rangkang mondok santri yang terbuat dari papan itu, sebanyak 30 unit rangkang mondok santri lainnya, juga terimbas akibat musibah kebakaran itu, serta satu unit Kabilah (balai pengajian), milik perkumpulan santri Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:  Soal Putusan PTTUN Medan, Nur Ayis Yakin Sengketa Berakhir

Menurut Camat Labuhan Haji H Sayed Suardi, Senin malam (2/10), kebakaran itu diketahui pertama sekali atas laporan salah seorang Ustadz di Pesantren Darul Ihsan, yang melaporkan adanya insiden kebakaran di kompleks pesantren.

Setelah menerima laporan, personil Damkar PB-03 Labuhan Haji, langsung turun ke lokasi, dalam upaya memadamkan api. “Berkoordinasi dengan Damkar PB-02 Meukek, PB-07 Sawang, dibantu personil TNI/Polri, juga masyarakat setempat, kita bahu membahu dalam usaha memadamkan api yang terus berkobar,” ungkapnya.

Ditambahkan, dari perjuangan keras petugas, dibantu pihak terkait lainnya, api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 17.30 WIB. “Akibat insiden ini, sebanyak 30 unit rangkang rata dengan tanah. Terdampak sebanyak 30 unit. Total 60 unit, serta satu unit Kabilah milik persatuan santri Kabupaten Nagan Raya,” sebutnya.

Baca Juga:  Longsor Lintas Aceh - Sumut, Dua Warga Lhokseumawe Korban

Paska musibah pada hari yang sama lanjut Camat Sayed Suardi, Pemkab Aceh Selatan melalui dinas terkait, sudah menyalurkan bantuan masa panik, untuk para korban kebakaran di Pesantren Darul Ihsan Labuhan Haji.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, H Zainal, dimintai keterangannya Selasa (3/10) mengatakan, dalam upaya menjinakkan api yang membakar kompleks rangkang mondok santri di Pesantren Darul Ihsan, Labuhan Haji, pihaknya melalui Pos Damkar 03 Labuhan Haji bersama tim, langsung bergerak kelokasi dengan membawa 1 Unit armada Damkar.

Dikarenakan api sangat cepat merambat dan makin membesar, tim Pos Damkar 03 Labuhan Haji meminta penambahan armada Damkar. Tim Pusdalops PB langsung mengerahkan armada Damkar-PB 02 Meukek dan PB 07 Sawang, untuk membantu penanganan. “Alhamdulillah api berhasil dikendalikan setelah melakukan pemadaman lebih kurang 1 jam,” katanya.

Baca Juga:  PD PABPDSI Nagan Raya Gelar Silaturahmi Dengan Pj Bupati

H Zainal juga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden jelang sore hari itu. Hanya saja, korban material ditaksir lebih kurang Rp 500 juta. “Untuk penyebab kebakaran, sedang dilakukan investigasi oleh pihak berwajib,” ujarnya.

H Zainal juga menyebutkan, akibat lain dari musibah kebakaran tersebut, untuk sementara waktu para santri harus mengungsi ke rangkang lain. Pakaian dan makanan para santri juga habis terbakar. Demikian juga, pengajian rutin harus dipindahkan ke tempat lain, karena kabilah sudah terbakar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.