7.5 Jam Upaya Pencarian, Bocah Arul Belum Ditemukan

Tim sedang melakukan upaya pencarian Arul (9) yang tenggelam saat mandi di sungai Krueng Aceh, kawasan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (12/6/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, tadi pagi. ANTARAN / SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

Sampai sejauh ini bocah malang itu, belum juga diketemukan. Meski pun, upaya pencarian sudah berlangsung selama 7.5 jam lebih, yang dilakukan tim Basarnas dan BNPB. 

ANTARANNEWS.COM|BANDA ACEH – Bocah, Arul (9) yang tenggelam saat mandi di sungai Krueng Aceh, kawasan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (12/6/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, tadi pagi.

Sampai sejauh ini bocah malang itu, belum juga diketemukan. Meski pun, upaya pencarian sudah berlangsung selama 7.5 jam lebih, yang dilakukan tim Basarnas dan BNPB.

Baca Juga:  64 Persen Siswanya Masuk PTN Favorit, SMA Negeri 26 Jakarta Beberkan Kiat Suksesnya

Dengan mengerahkan sedikitnya dua penyelam dan dua perahu karet serta satu perahu fiber guna menyisir aliran sungai disekitar lokasi tenggelamnya bocah yang masih duduk di bangku sekolah kelas tiga SD itu.

Pantauan antarannews.com, sampai pukul 17.33 WIB di lokasi kejadian yang berada persis sekitar 20 meter di bawah jembatan Simpang Surabaya, atau depan Masjid Batuttaqwa XII Asrama Polisi Kuta Alam.

Baca Juga:  Pemkab Simeulue Raih Penghargaan UHC Dari Kemenko 

Tampak, ratusan masyarakat masih membajiri lokasi kejadian guna melihat upaya pencarian korban. Bahkan, pihak pemuda Kuta Alam sudah mendirikan tratak pinggir tanggul sekitar lokasi kejadian.

Tratak ini guna mengantisipasi bila kemungkinan akan turun hujan, sebab cuaca terlihat sudah agak mendung.

“Ini untuk antisipasi bila terjadi hujan saja, sebgaai tempat berteduh para petugas yang melakukan pencarian bocah tersebut,” kata seorang pemuda setempat kepada salah seoarang pengunjung.

Baca Juga:  Cegah Luapan Banjir, Warga di Desa Sambay Bersihkan Drainase

Menurut keterngan para petugas, pencarian yang telah melakukan penyisiran hingga 500 meter baik dari arah hlir maupun hulu sungai dari lokasi tenggelamnya bocah tersebut.

Namun bocah malang anak Fitri warga Tanggul, Kuta Alam itu, belum juga diketemukan. Bahkan, dua penyelam yang sudah melakukan pencarian sejak 10.00 WIB tadi, belum berhasil menemukan bocah itu. Karena kondisi air yang masih sangat keruh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.