80 Peserta Dari Dayah Se Aceh Selatan Mendaftar di Perhelatan MQK-III 2023

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Selatan, Drs. Farid Wajid (tengah baju merah hati) bersama Dewan Hakim (juri) dan pendamping usai melaksanakan rapat koordinasi pelaksanaan MQK-III Aceh Selatan di Tapaktuan. ANTARAN / Foto Istimewa
Bagikan:

“Sebanyak lima Cabang diperlombakan dalam Musabaqah membaca Kitab Kuning (Kutub At Turats) atau MQK-III Tahun 2023. Hingga pagi ini sudah 80 peserta dari Dayah Se Aceh Selatan mendaftar ke panitia,” kata Ismail Us.

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) disektor pendidikan ilmu agama kian dipacu dengan berbagai program. Salah satu diantaranya, menyelenggarakan Musabaqah Qiraatil Kitab (MQK) ke III Tahun 2023 untuk pembacaan kitab kuning (Kutub At-Turats).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan, Drs. Farid Wajidi menyebutkan, untuk MQK III Tahun 2023 pemerintah daerah hanya menyelenggarakan satu marhalah (tingkat) yaitu Marhalah Wustha.

“Kami merencanakan perhelatan MQK III berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 12-14 Juni 2023, bertempat di Aula Pariwisata, Tapaktuan. Acara diselenggarakan bertujuan agar masyarakat dan generasi Aceh Selatan gemar serta belajar membaca kitab kuning,” papar Farid Wajidi kepada antaran, Minggu (11/6/2023).

Baca Juga:  7 Tahun Kotatua, Bersih Pantai Cemara Ujong Batee

Harapan bapak bupati, tutur Farid Wajidi, demi kesuksesan acara ini ia mengajak semua peserta mematuhi dan mentaati aturan dari panitia dan dewan hakim (juri). Sebaliknya, dewan hakim berlaku adil kepada semua peserta tanpa dibumbui neko-neko. Sehingga tercipta kenyamanan dan lahir kader berkualitas.

Terpisah, Ketua panitia pelaksana, Ismail Us mengaku antaran mengkonfirmasi sebanyak 80 peserta dari berbagai Dayah/pasantren sudah mendaftar untuk mengikuti ajang membaca kitab kuning.

“Sebanyak lima Cabang diperlombakan dalam Musabaqah membaca Kitab Kuning (Kutub At Turats) atau MQK-III Tahun 2023. Hingga pagi ini sudah 80 peserta dari Dayah se Aceh Selatan mendaftar ke panitia,” kata Ismail Us.

Baca Juga:  Saat Paripurna Dewan, Asmauddin Minta Pengerasan Ruas Jalan Singkil-Kuala Baru

Disampaikan, lima cabang kitab Marhalah Wustha yang di Musabaqahkan tersebut meliputi; NAHW Al- Imritihi karya Syarf ad-Din Yahya Al Imritihi. Akhlaq (Adab al Alim Wa al Muta Alim), karya KH Hasyim Asy’ari. Tafsir (Tafsir al Jalalain), karya Jalal ad Din al Mahally dan Jalal ad Din as Suyuthiy.

Kemudian, Ushul Fiqh (Syah Waraqat), karya Jalal ad Din al Mahalliy. Terakhir cabang Tauhid (Risalah Ahl as-Sunnah Wa al Jama’ah), karya KH Hasyim Asy’ari.

Menurut Ismail Us, jumlah santri/santriwati yang mendaftar diprediksikan terus meningkat seiring masih tersisa masa pendaftaran. Peserta yang mendaftar sesuai persyaratan yang ditentukan. Dayah/Pasantren yang berpartisipasi umumnya sudah mengantongi izin operasional atau type A, B dan C.

Baca Juga:  Teuku Bachrum Manyak Tutup Usia, Pj Gubernur Aceh Langsung Melayat

Untuk kelancaran dan tegaknya keadilan dan profesioalitas, panitia melibatkan 12 orang dewan hakim (juri) untuk memberi nilai kepada peserta MQK-III yang mengikuti perlombaan pembacaan kitab kuning.

“Dewan juri di ketuai Ustad Riza Nazlianto, Lc, MA (Direktur Darul Ai Tami), Sekretaris Tgk Muliadi Aly, S.Pdi (Direktur Syakur Hafis). Para anggota diantaranya; Tgk Rasyidi Abdul Manaf (Pimpinan Dayah Darul Huda), Tgk Edy Rusyadi (Pimpinan Dayah Misbahul Khairil Bariyah Al Amiriyah) dan lain-lain,” pungkas Ketua panitia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.