Abdya Terima Piagam Apresiasi Pemutakhiran PK-22

Piagam Apresiasi itu diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG, kepada Pj Bupati Abdya, H Darmansah, SPd MM secara daring, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Nur Afni Muliana. Foto IST
Bagikan:

“Atas capaian ini, Pemerintah Abdya mengucapkan terima kasih kepada semua kader desa yang telah berkerja selama ini dengan baik. Mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan lagi sampai menjadi nomor satu,” kata Darmansah, Selasa (20/12/2022).

Jurnalis : Agus

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE –
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menerima Piagam Apresiasi pelaksanaan pemutakhiran Pendataan Keluarga tahun 2022 (PK-22) kategori Kabupaten/Kota dengan Cakupan Kepala Keluarga Terverifikasi dan Tervalidasi Tertinggi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat pada Senin 19 Desember 2022.

Piagam Apresiasi itu diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG, kepada Pj Bupati Abdya, H Darmansah, SPd MM secara daring, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Nur Afni Muliana.

Baca Juga:  Saat Menjadi Irup Haornas XL, Pj Bupati Gayo Lues Beri Apresiasi Kepada Atlit Berprestasi¬†

Pada lampiran Surat BKKBN Pusat Nomor: 2552/LP.03/G4/2022, ada 14 Provinsi yang menerima piagam apresiasi tersebut, salah satunya Provinsi Aceh. Untuk Aceh sendiri, diraih Kota Sabang, Abdya, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Besar.

Pj Bupati Abdya, Darmansah, perolehan Piagam Apresiasi ini merupakan suatu capaian yang sangat menggembirakan. Dia berharap kepada kader desa yang telah terbentuk agar terus bekerja dengan baik, sehingga apa saja kendala di lapangan bisa di atasi.

“Atas capaian ini, Pemerintah Abdya mengucapkan terima kasih kepada semua kader desa yang telah berkerja selama ini dengan baik. Mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan lagi sampai menjadi nomor satu,” kata Darmansah, Selasa (20/12/2022).

Baca Juga:  Diskop UKM Aceh Berikan Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Kopi di Bener Meriah

Menurutnya, usaha selama ini sudah berhasil dan maksimal, namun demikian diharapkan terus ditingkatkan lagi agar angka stunting di Abdya terus mengalami penurunan. Terus berupaya meningkatkan kinerja, tidak berputus asa, dan bisa menghadapi semua tantangan di lapangan. Khusus kepada tim pendataan termasuk semua operator harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar pemutakhiran data PK-22 ini sesuai target dan semua masyarakat Abdya atau pun lokus terhadap pemutakhiran data ini dapat terjangkau pada awal tahun 2023 mendatang.

Sementara itu, Kepala DPMP4, Nur Afni Muliana mengatakan, sebelumnya mereka telah membentuk tim pendataan di 152 gampong dalam wilayah Kabupaten Abdya.Tim ini terdiri tiga orang yaitu, bidan desa, ibu PKK, dan kader KB.

Baca Juga:  Kinerja Pemkab Abdya Merah, Terungkap Dalam Rapat Perdana Dengan Pj Bupati

“Total semua tim pendataan ini 621 orang. Jadi, pendataan yang mereka lakukan terkait empat penapisan keluarga beresiko stunting, yaitu ketersediaan jamban (toilet), air bersih, rumah layak huni, dan 4T (terlalu muda usia perkawinan, terlalu tua melahirkan, terlalu dekat anak, dan terlalu banyak anak). Kegiatan pendataan ini juga melibatkan SKPK terkait lainnya,” katanya.

Ditambahkan, data yang dikumpulkan tersebut, kemudian dilaporkan melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) BKKBN Pusat. Dia berharap keberhasilan ini awal bagi Abdya untuk menjadi yang lebih baik lagi. Sehingga angka stunting ini terus mengalami penurunan, dan anak-anak yang menjadi generasi penerus Abdya benar-benar dalam kondisi sehat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.