Agara Kembali Dilanda Banjir

Warga kecamatan Bambel, terlihat berjaga-jaga melihat kondisi banjir yang menyebabkan jalan nasional dan rumah warga terendam air dan lumpur, Senin (20/11) malam. ANTARAN / Fandi
Bagikan:

“Kami khawatir jika lambat ditangani, dampak dari banjir menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rudi.

Jurnalis : Fandi

ANTARAN| KUTACANE – Setelah reda selama beberapa hari, beberapa kecamatan di Aceh Tenggara kembali diterjang banjir, Senin (20/11/2023) malam.

Karnodi, salah seorang warga Bukit Tusam mengatakan, banjir yang terjadi di kute Lawe Dua sempat membuat warga panik.

Pasalnya warga tak menduga jika hujan yang turun sejak sore hari, membuat anak sungai di kute setempat meluap hingga menggenangi jalan nasional ruas Kutacane -Batas Sumut.

Penuturan yang sama disampaikan Rudi Tarigan, seraya meminta pihak BPBD secepatnya turun untuk menanggulangi banjir yang kini semakin membesar.

Baca Juga:  Hindari Penempatan Pj, Camat Sawang Segerakan Pilchiksung Tiga Gampong

“Kami khawatir jika lambat ditangani, dampak dari banjir menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rudi.

Azir, warga kecamatan Bambel menambahkan, selain kute Kuning dan Lawe Dua, dua jembatan tersumbat di Kecamatan Bambel yakni Kuning 1 yang saat ini sedang ditangani pihak BPBD.

“Satu lagi jembatan di Kute Cinta Damai tersumbat mengakibatkan hubungan Kutacane – Batas Sumut, saat ini tidak bisa dilewati kendaraan bermotor,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, beberapa warga yang ketakutan melihat besarnya debit air yang turun dari kawasan pegunungan menuju Lembah Alas, mulai mencari tempat pengunggsia.

Terpisah Camat Semadam, Ary Safrizal Arma.S.STP mengatakan, selain di kecamatan Bambel dan Bukit Tusam, banjir akibat meluapnya beberapa anak sungai, menyebabkan banjir susulan.

Baca Juga:  Rombongan PWI Aceh Selatan Menapak Kebun Strawberry Tanah Karo

“Meski tak separah banjir sebelumnya, namun, sebagian warga Titi Pasir, Kampung Baru dan Pasar Puntung merasa was-was dan bersiap-siap mencari tempat aman dari hantaman banjir,” ungkapnya.

Kalaksa BPBD Nazmi Desky dan Muhammad Husni, Petugas dari Dinas Sosial menambahkan, saat ini sebagian warga Kute Cinta Damai kecamatan Bambel, mulai mengungsi ke Masjid terdekat dan banjir terjadi karena jembatan di kute Cinta Damai di ruas jalan nasional tersumbat.

Ada pun kute yang terdampak banjir di kecamatan Bukit Tusam yakni, Darussalam, Lawe Dua, Rema, Kute Pejuang, Kerukunan, Sebudi. Di kecamatan Bambel yakni Kute Kuning, Pinding, Pulo Kedondong dan beberapa kute lainnya.

Baca Juga:  Pansel Penjaringan Calon Anggota KIP Abdya Dinilai Langgar Aturan

Akibat banjir di tiga kecamatan, hubungan Kutacane – Medan lewat batas Sumut, lumpuh total dan tak bisa dilalui karena tingginya curah hujan dan debit air beserta lumpur yang menggenangi badan jalan nasional pada beberapa wilayah di Aceh Tenggara.

“Saat ini juga alat berat pada beberapa lokasi terus bekerja meminimalisir dampak banjir, terutama akibat jembatan di ruas jalan nasional yang tersumbat,” ujar Nazmi seraya menyebutkan, data daerah terdampak banjir tersebut masih bersifat sementara.( ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.