Ahmad Rambe : Pansus DPRK ke SKPK Jangan Cuma Berkunjung dan Selfi 

Ketua Ormas Laskar LAKI Kota Subulussalam, Ahmad Rambe saat memberi keterangan pers. Foto: Antaran/Ist.
Bagikan:

“Jika dilihat di lapangan, terutama disektor pembangunan infrastruktur tak ada yang meningkat. Jikapun ada tetapi tidak tuntas,” ujar Ahmad Rambe.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) ke Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Subulussalam diharapkan tidak sebatas berkunjung, lalu selfi-selfi sebagai bahan dokumentasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi indonesia (LAKI) DPC Kota Subulussalam, Ahmad Rambe kepada Antaran, Rabu (10/05/2023), terkait gelar Pansus DPRK ke setiap SKPK di lingkungan Pemko Subulussalam.

Ketua Ormas Laskar LAKI dan masyarakat luas merasa khawatir jika kinerja pengawasan pengelolaan keuangan daerah terjadi pembengkakan angka devisit dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlahnya disinyalir mencapai ratusan milyar lebih.

Baca Juga:  Kobar-GB Minta Pemerintah Serius Perhatikan Kesejahteraan Guru

Menurut Rambe, sejauh ini pihaknya tidak melihat ada penambahan pembangunan signifikan di Subulussalam selama tiga tahun terakhir. Hal ini dapat dipelajari secara seksama.

“Jika dilihat di lapangan, terutama disektor pembangunan infrastruktur tak ada yang meningkat. Jikapun ada tetapi tidak tuntas. Bangunan baru berupa gedung pemerintahan belum ada yang bisa diandalkan. Ini salah satu bukti yang terindikasi tidak ada kemajuan,” ujar Rambe.

Lebih miris, sesal Rambe, tong sampah nyaris tidak terlihat atau disediakan dinas terkait sehingga sampah berserakan di sejumlah titik. Seibarat negeri tidak bertuan. Anehnya, disinyalir pengutipan retribusi sampah tetap berjalan dan diminta dari masyarakat.

Baca Juga:  RSUDTP Abdya Terima Penghargaan Dari KemenPAN-RB

Begitu juga terhadap sektor pariwisata yang ada di Subulussalam, namun tidak dibenahi dan difungsikan dengan baik akibat minimnya perhatian pemerintah. Semestinya pemerintah daerah melakukan pengembangan maupun peningkatan infrastruktur termasuk akses menuju lokasi wisata.

“Apabila objek wisata dirawat, ditata dan difungsikan dengan baik, maka akan menambah pendapatan daerah, peluang kerja masyarakat dan peningkatan perekonomian,” cetus Rambe.

Untuk itu, melalui Pansus Ormas LAKI berharap kepada wakil rakyat melaksanakan pansus secara benar dan penuh tanggung jawab. Jangan terkesan melengkapi prosedural Paripurna karena tugas pokok dan fungsi DPRK sudah sangat jelas.

Baca Juga:  Beri Pemahaman dan Edukasi Kepada Peternakan, Satpol-PP dan WH Sosialisasi Qanun Nomor 11 Tahun 2021

Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Fajri Munthe yang dikonfirmasi antaran menyebutkan, persoalan waktu tim Pansus berdasarkan kemitraan dan tergantung tim. Namun jika dibutuhkan jadwal ditambah atau perpanjangan, maka secara otomatis akan diperpanjang.

“Jadwal Pansus sudah ditentukan. Apabila tim Pansus butuh penambahan dan perpanjangan waktu, maka segera dilakukan agar pengawasan lebih maksimal,” terang Fajri Munthe, Kamis (11/5/2023).

Ia menambahkan, terkait masalah atau target yang di pansus, itu dipercayakan kepada tim terkait yang turun ke lapangan. Hasil pansus akan menjadi laporan masing-masing tim sidang dewan nantinya. Termasuk temuan atau target yang diusut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.