Alasan Lebih Efektif, Posko Penggalangan Dana Pembangunan Mushalla dan RSYMC Pindah

FOTO bersama Pembina RSYMC, dr. H. Syahyuril (tengah), Ketua dan Sekretaris YMC, Asril Tinambunan (tiga kanan) dan Muhammad Rizal (dua kiri) dengan sejumlah warga di Posko Jontor. (ANTARAN/Ist)
Bagikan:

“Selain lebih efektif, ada kenyamanan pergi dan pulang dari rumah singgah ke posko bagi petugas yang juga merupakan warga mualaf binaan,” tandas Asril.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Alasan untuk lebih efektif, baik jarak tempuh hingga kenyamanan lalu lintas bagi petugas, Posko Penggalangan Dana Pembangunan Mushalla dan Rumah Singgah Yayasan Mualaf Center (RSYMC) Kota Subulussalam dipindahkan.

Dari semula di lintas jalan nasional Aceh – Sumut, persis di Kampong Lae Ikan dipindahkan ke Kampong Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam mulai, Jumat (19/1/2024) hari ini.

Baca Juga:  Sahuti Keluhan Warga, Dinas PUPR Aceh Tinjau Jembatan Rusak

Pemindahan ditandai dengan mulai operasi posko terkait, persis di luar area Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kota Subulussalam, jalan lintas nasional Aceh – Sumut di Jontor, dikomandoi Pembina Yayasan Mualaf Center (YMC), dr. H. Syahyuril bersama Ketua dan Sekretaris RSYMC, Asril Tinambunan dan Muhammad Rizal.

Kepada sejumlah warga diamini Pengurus RSYMC, Pembina, dr. H. Syahyuril berharap dukungan dan bantuan dalam menjalankan gerakan sosial untuk membantu para mualaf di Kota Subulussalam.

Baca Juga:  Gudang Kardus di Gampong Kota Fajar Dilalap Api

Terpisah di lokasi Posko Jontor, Asril sebut jika alasan pemindahan karena tiga bulan lebih operasi posko di Lae Ikan banyak masalah yang dihadapi.

Masalah paling mendasar, kata Asril, seperti jarak tempuh antar titik Perkampungan RSYMC di Kampong Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam dengan Posko Lae Ikan mencapai 40 km lebih sehingga menyulitkan petugas (warga mualaf) pergi dan pulang dengan kondisi jalan lintas antardua titik itu penuh tantangan, terlebih saat cuaca hujan.

Baca Juga:  Difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Aceh, 30 Pelaku UKM Ikuti Bimtek Menjahit

Dengan pemindahan lokasi, jarak antar Perkampungan RSYMC dengan Posko Jontor diperkirakan hanya mencapai sekira 20 km lebih dengan kondisi lalu lintas yang lebih nyaman.

“Selain lebih efektif, ada kenyamanan pergi dan pulang dari rumah singgah ke posko bagi petugas yang juga merupakan warga mualaf binaan,” tandas Asril.

Dikatakan, gerakan ini juga sebagai bagian dari upaya keberlanjutan pembinaan para mualaf di sana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.