Antisipasi Dampak El Nino, Pj Bupati Agara Tinjau Gudang Bulog dan Pasar

Pj Bupati Drs.Syakir.M.Si foto bersama Forkopimda, Plt Sekdakab Yustizal.ST, Kadis Dagperinaker, Rahmad Fadli.S.STP usai meninjau stock pangan dj Gudang Bulog Kutacane, Selasa (08/08/2023). ANTARAN / Amran
Bagikan:

“Pemanasan Suhu Muka Laut dampaknya akan meningkatkan resiko pertumbuhan awan dan akan mengurangi curah hujan di Indonesia secara singkat, bahkan menyebabkan terjadinya kekeringan secara umum,” kata Pj Bupati.

Jurnalis : Amran

ANTARAN|KUTACANE – Penjabat Aceh Tenggara, Drs Syakir M.Si, meninjau sejumlah pasar dan gudang Bulog di Kutacane, untuk menghadapi kesiapan Pemkab dalam menyikapi dampak El Nino yang diprediksi akan terjadi pada sebagian besar wilayah Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Gudang Bulog Kutacane dan beberapa pasar di Aceh Tenggara, Selasa (08/08/2023), Pj Bupati Syakir didampingi Forkopimda, Plt Sekdakab, Yusrizal ST, Kadis Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja, Rahmaf Fadli S.STP, Sekdis Dagprinaker, Mulyadi S.Pd, Kabag Ekonomi Setdakab dan pihak Bulog Kutacane.

Baca Juga:  MTsS Cahaya Qur’an Meraih  Juara Umum Brilliant Student Competition (BSC ) VI Tahun 2024

Usai meninjau dan memastikan ketersedian stok pangan di gudang Bulog Kutacane dan beberapa pasar lainnya di Aceh Tenggara, Pj Bupati Drs Syakir M.Si didampingi Kadis Dagprinaker, Rahmad Fadli.S.STP mengatakan, El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah.

“Pemanasan Suhu Muka Laut dampaknya akan meningkatkan resiko pertumbuhan awan dan akan mengurangi curah hujan di Indonesia secara singkat, bahkan menyebabkan terjadinya kekeringan secara umum,” kata Pj Bupati.

Dijelaskannya, ketika El Nino mampir, kekurangan angin Pasat atau Monsoon akan melemah dan daerah yang dilintasi Khatulistiwa pun akan mengalami penurunan curah hujan.

Baca Juga:  FD-LHR Gelar Kenduri Raya, H Edi Saputra Nyatakan Maju Pada Pilkada Aceh Selatan 2024

Sebab itu, beberapa daerah di Indonesia akan terkena dampak kekeringan seperti wilayah Sumatera, Jawa, Bali,Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan, bahkan dampak lainnya disertai munculnya berbagai penyakit.

Masyarakat juga, ujar Pj Bupati Syakir, rentan mengalami atau terkena penyakit diare, flu, demam berdarah, kolera atau pun penyakit lainnya. Disisi lain, El Nino juga diprediksi akan berdampak pada bidang pertanian dengan meningkatnya hama serta tanaman yang rusak, akibat kekurangan air serta ancaman gagal panen yang diambang pintu.

Saat ini, Pemkab Aceh Tenggara tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak El Nino terutama terhadap ketahanan pangan di daerah, salah satunya melalui penguatan stock Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai instrument untuk stabilitasi harga dan kondisi kedaruratan, seperti langkah yang ditempuh pemerintah pusat saat ini.

Baca Juga:  Misterius, Usai Mandi Laut, Putra Panglima Laot di Aceh Selatan Hilang

Berdasarkan Perpres 125, ada 11 Cadangan Pangan Pemerintah yang termasuk komoditas pangan strategis yakni, beras, jagung, minyak goreng, kedelai, bawang, cabai, daging ruminansia, daging ayam, telur ayam, gula pasir dan ikan.

“Karena itu selain ke gudang Bulog sebagai tempat menyimpan stock pangan berupa beras, pemkab juga meninjau stock pangan lainnya pada sejumlah pasar di Aceh Tenggara,” pungkas Pj Bupati Syakir, diamini Kadis Dagperinaker, Rahmad fadli.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.