Asisten Sekda Buka Rakor Pembinaan dan Penataan Perangkat Daerah Kecamatan

Asisten Administrasi Umum Setda Aceh Dr. Iskandar. AP membuka acara rakor pelaksana tugas dan wewenang GWPP pembina dan pengendali perangkat daerah kecamatan di Hotel Ayani Banda Aceh, Selasa (21/05/2024). ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Sejalan dengan itu, saya mengharapkan agar para peserta dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman terhadap kelembagaan perangkat daerah kabupaten/kota, terutama terkait dengan penguatan perangkat daerah kecamatan untuk optimalisasi pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat gampong,” pungkas Iskandar.

Jurnalis: Suprijal Yusuf

ANTARAN | BANDA ACEH – Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan dan Pengendalian Penataan Daerah Kecamatan, di Hotel Ayani, Selasa (21/05/2024).

Baca Juga:  Pj Gubernur Tunjuk M Gade Sebagai Plt Karo Adpim Setda Aceh

Kegiatan yang digelar Biro Organisasi Sekretariat Daerah Aceh itu diikuti 50 peserta yang merupakan pejabat yang membidangi organisasi perangkat daerah di pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh.

Sementara itu, pemateri Rakor diisi oleh Asisten Deputi Kelembagaan dan Tatalaksana, Politik, Hukum, Keamanan dan Pemerintah Daerah Kemenpan RB dan Plh Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otda Kemendagri.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, mengatakan, Camat merupakan
pelaksana perangkat daerah Kabupaten/Kota yang melaksanakan sebagian kewenangan Bupati/Wali Kota yang dilimpahkan, dan sebagai penyelenggara urusan pemerintahan umum. Camat secara berjenjang melaksanakan tugas pemerintah pusat di wilayah Kecamatan.

Baca Juga:  Aplikasi SPSE Pemerintah Aceh Alami Gangguan

Dengan kedudukannya tersebut, kata Iskandar, Kecamatan mempunyai peran yang sangat strategis di Kabupaten/Kota, baik dari tugas dan fungsi, organisasi, sumber daya manusia dan sumber pembiayaannya, sehingga pengaturan penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan diatur secara tersendiri dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Kecamatan.

“Sejalan dengan itu, saya mengharapkan agar para peserta dapat mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman terhadap kelembagaan perangkat daerah Kabupaten/Kota, terutama terkait dengan penguatan perangkat daerah kecamatan untuk optimalisasi pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat gampong,” pungkas Iskandar. (*)

Baca Juga:  Terima Kunjungan Pengurus PWI Aceh, Ini Harapan Pj Gubernur Bustami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.