Banjir Bandang Agara Putus Akses Kutacane-Blangkejeren, 1 Warga Hanyut Terseret

Sungai Gunung Malas Kute Bukit Baru kecamatan Ketambe, kembali meluap dan merendam jalan nasional nasional yang mengakibatkan hubungan Kutacane- Blangkejeren Gayo Lues, lumpuh total pada Selasa (21/11/2023). ANTARAN/foto ist
Bagikan:

“Jalan nasional terendam dan tak bisa dilewati kenderaan bermotor tersebut terjadi di desa (Kute) Kuning I, Kuning II dan Kute Cinta Damai kecamatan Bambel, kute Rikit Bur dan Lawe Dua kecamatan Bukit Tusam dan jalan nasional di kute Titi Pasir, Pasar Puntung dan kute Kampung Baru Kecamatan Semadam,” ujarnya.

Jurnalis: Fandi

ANTARAN | KUTACANE – Sejumlah Kabupaten di Provinsi Aceh terendam banjir, salah satunya Kabupaten Aceh Tenggara. Akibat musibah tersebut, salah seorang warga Kute Rikit Bur, Kecamatan Samadam Kabupaten setempat hanyut terseret arus banjir bandang di wilayah itu, pada Senin (20/11/2023) malam.

Saat ini, korban atas nama Darwis Raplin tersebut telah ditemukan oleh warga setempat dan petugas Basarnas dalam keadaan meninggal dunia, pada Selasa (21/11/2023) siang.

Baca Juga:  TMMD ke-113 di Bener Meriah Alami Kemajuan Pesat

Nazmi Desky.S.KM, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, mengatakan, selain menyebabkan satu warga meninggal dunia, banjir bandang dan banjir sungai yang terjadi di Kecamatan Bukit Tusam dan Bambel juga menyebabkan beberapa unit rumah warga hanyut dan rusak berat.

“Bahkan di Kecamatan Semadam terutama di Kute Titi Pasir, Pasar Puntung dan Kampung Baru, terjadi banjir susulan yang mengakibatkan jalan nasional terendam lumpur, batu dan kerikil,” sebut Nazmi.

Nazmi juga menyebutkan, berdasarakan data sementara yang ada pada BPBD Aceh Tenggara, akibat musibah banjir sungai dan banjir bandang di Kecamatan Bambel, Bukit Tusam dan banjir susulan di Kecamatan Semadam, jalan nasional Kutacane – Batas Sumatera Utara lumpuh total, karena badan jalan nasional terandam lumpur, pasir dan batu serta kayu.

Baca Juga:  Abu Heri, Petani Asal Meukek Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Trumon

“Jalan nasional terendam dan tak bisa dilewati kenderaan bermotor tersebut terjadi di desa (Kute) Kuning I, Kuning II dan Kute Cinta Damai kecamatan Bambel, kute Rikit Bur dan Lawe Dua kecamatan Bukit Tusam dan jalan nasional di kute Titi Pasir, Pasar Puntung dan kute Kampung Baru Kecamatan Semadam,” ujarnya.

Disebutkan, banjir sungai dan bandang Bambel dan Bukit Tusam juga menyebabkan, 49 jiwa warga mengungsi, 4 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia terseret bnjir bandng di kute Rikit Bur kecamatan Bukit Tusam serta beberapa rumah warga lainnya hanyut dan rusak berat.

Terpisah, Camat Ketambe, Miftahul Khairi.S.STP kepada antaran, Selasa (21/11/2023) mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi dan bagian hulu sungai Gunung Malas di daerah pegunungan Bukit Barisan diguyur hujan sejak sore hari, mengakibatkan banjir susuln di kute Bukit Baru Kecamatan Ketambe.

Baca Juga:  Pasien Bocor Jantung Asal Aceh Selatan Meninggal Dunia di Jakarta

Bahkan, kata Miftahul, karena air anak sungai Gunung Malas meluap disertai dangkalnya dasar sungai di jembatan yang berada di tengah jalan nasional, hubungan Kutacane-Gayo Lues lumpuh karena kerikil, batu dan lumpur tebal telah menutupi badan jalan, karena badan jalan nasional telah menjadi aliran anak sungai akibat jembatan yang tersumbat.

“Untuk saat ini, kenderaan bermotor, roda dua, roda tiga dan roda empat dari Kutacane menuju Blangekeren Gayo Lues dan sebaliknya tidak bisa lewat, karena badan jalan terendam lumpur tebal,batu dan kerikil, jadi praktis tak bisa dilalui,” ujar Miftahul seraya mengatakan, alat berat akan turun menunggu menyusutnya debit air sungai Gunung Malas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.