Banjir Kepung Kawasan Ibukota Aceh Singkil, Jalan Nasional Lumpuh

Ruas jalan nasional Singkil-Subulussalam di Desa Silatong lumpuh akibat banjir luapan sungai Lae Cinendang, Jumat (24/11/2023). ANTARAN / istimewa
Bagikan:

Di lokasi berbeda, banjir akibat luapan sungai Lae Cinendang, menyebabkan arus transportasi sempat lumpuh, di Jalan Nasional Singkil-Subulussalam, persisnya di Desa Silatong Kecamatan Simpang Kanan.

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Banjir kembali mengepung kawasan ibukota Kabupaten Aceh Singkil, sejak Jumat (24/11/2023) pagi. Banjir disebabkan tingginya curah hujan serta kiriman dari kabupaten tetangga, juga menyebabkan arus transportasi di jalan nasional Singkil-Subulussalam lumpuh.

Pantauan AntaranNews.com, banjir sudah merendam pemukiman penduduk di wilayah hulu Sungai Aceh Singkil sejak sebulan lalu. Pada 17 oktober lalu, banjir juga sudah sempat merendam kawasan Ibukota kabupaten.

Belum sampai surut, banjir kiriman kembali mengepung kawasan Ibukota Kabupaten Aceh Singkil pada, Jumat pagi tadi. Selain merendam kawasan Ibukota Kabupaten di Desa Pulo Sarok, banjir juga telah merobohkan abutmen jembatan di Desa Pulo Sarok.

Baca Juga:  Mantan Keuchik di Abdya Yang Hilang Saat Memancing Ditemukan Meninggal

Di lokasi berbeda, banjir akibat luapan sungai Lae Cinendang, menyebabkan arus transportasi sempat lumpuh, di Jalan Nasional Singkil-Subulussalam, persisnya di Desa Silatong Kecamatan Simpang Kanan.

Dilaporkan, hingga sore tadi arus transportasi sudah kembali bisa melintas, karena banjir luapan sungai mulai surut.
Banjir juga telah merendam ratusan rumah penduduk di Singkil, Kecamatan Simpang Kanan serta Kecamatan Gunung Meriah.

Ruas jalan dikawasan Ibukota Aceh Singkil mulai terendam banjir, meski kawasan ini lintasan bebas banjir. ANTARAN / Helmi

Termasuk ruas jalan memasuki Komplek Perumahan BRR Singkil, serta jalan utama kawasan Ibukota, menuju Kecamatan Kuala Baru sebagian besar mulai terendam. Padahal kawasan ini merupakan lintasan jauh dari genangan banjir.

Baca Juga:  Bulan Maulid, Harga Bumbu Dapur di Abdya Stabil

Beberapa sekolah yang berada di kawasan Ibukota Kabupaten terpaksa diliburkan.
Karena ruang kelas belajar sudah terendam banjir. Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Pulo Sarok juga sudah terendam banjir hingga badan jalan.

Termasuk MTsn, MIN Singkil, SDN 2 Singkil, SDN Kuta Simboling. Kemudian SMPN 2 Singkil SDN Ujung Bawang SMPN 4 Ujung Bawang seluruhnya terpaksa diliburkan.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Rosiana Kusuma Wardani melaporkan, sebanyak 16 desa di Kecamatan Singkil sebagian sudah terendam banjir. Meliputi Desa Pulo Sarok wilayah Ibukota Kabupaten.

Baca Juga:  TKI Asal Aceh Selatan Meninggal Dunia di Malaysia

Desa Pea Bumbung, Desa Ujung Bawang, Desa Rantau Gedang, Desa Teluk Ambun, Desa Teluk Rumbia, Desa Kuta Simboling, Desa Suka Makmur, Desa Pemuka, Desa Takal Pasir, Desa Ujung, Desa Pasar, Desa Siti Ambia, Desa Selok Aceh, Suka Damai dan Kilangan.

Disebutkannya, BPBD telah menurunkan TRC di sejumlah titik lokasi rawan banjir, untuk terus melakukan pemantauan kondisi masing-masing wilayah.

Ketinggian air yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Singkil diperkirakan mencapai 50-100 cm di beberapa titik, sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.