Batik Motif Khas Aceh Singkil Dilirik Pengunjung Dari Pulau Jawa dan Lampung

Ketua DPRK Kota Subulusaalam Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked, bersama Ketua TP PKK Kota Subulussalam Hj Mariani HRP, SE, saat mengunjungi Stand Ekonomi Rempah Aceh Singkil, di arena PKA -8, di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Senin kemarin. ANTARAN/Helmi
Bagikan:

Ada pembeli dari Semarang Jawa Tengah, Lampung dan Medan. Serta paling banyak dari Banda Aceh, Langsa, Subulussalam dan lainnya, kata Koordinator Stand Ekonomi Rempah Aceh Singkil Ismail Heri kepada Antarannews.com, Rabu (08/11/2023).

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|BANDA ACEH – Desain motif baju batik yang digagas MAA Kabupaten Aceh Singkil, banyak digemari pengunjung stand ekonomi rempah di even PKA ke-8 di Kota Banda Aceh.

Setelan motif batik khas daerah Aceh Singkil yang di bordir di kemeja, sarung wadimor, serta peci yang terpajang di stand ekonomi rempah, banyak dilirik dan laku terjual oleh pengunjung dari berbagai daerah, seperti Pulau Jawa hingga lampung.

Baca Juga:  MAA Aceh Singkil Mengudara Bersama RRI Kampanyekan Peradilan Adat

Termasuk Ketua DPR Kota Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked, bersama Ketua TP PKK Kota Subulussalam Hj Mariani HRP, SE, turut mengunjungi Stand Ekonomi Rempah Aceh Singkil, untuk melihat langsung desain batik tersebut.

Ada pembeli dari Semarang Jawa Tengah, Lampung dan Medan. Serta paling banyak dari Banda Aceh, Langsa, Subulussalam dan lainnya, kata Koordinator Stand Ekonomi Rempah Aceh Singkil Ismail Heri kepada Antarannews.com, Rabu (08/11/2023).

Heri mengatakan, motif baju batik lengan panjang paling banyak terjual. Batik motif Singkil ini paling laris terjual warna hitam. Kemudian warna hijau, dan motif warna maron kurang peminat.

Baca Juga:  Illiza Sa'aduddin Djamal Tertarik dengan Jalur Rempah Aceh Selatan

Kemudian untuk sarung juga sempat diborong sampai puluhan potong oleh ibu-ibu pengajian di Banda Aceh. Serta peci berwarna hitam dan hijau tua.

“Alhamdulillah setelan baju batik khas Singkil banyak diminati pengunjung stand. Karena motifnya bagus dan menarik, serta tersedia juga setelan untuk peci dan sarungnya,” ucap Heri.

Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil Ustad Zakirun Pohan, SAg MM kepada Antarannews.com mengatakan, desain motif baju batik Khas Aceh Singkil ini sebelumnya telah melewati tahapan pengkajian melalui perlombaan desain batik yang diselenggarakan MAA Aceh Singkil Maret 2022 lalu.

Baca Juga:  Suksekan MTQ XXXV Aceh 2022, Dinkes Bener Meriah Akan Kerahkan Kekuatan Maksimal

Dari sebanyak 9 peserta perlombaan telah menyumbangkan kreatifitas dan buah pikirannya dalam menggali motif dari sumber akar budaya lokal untuk dijadikan baju batik khas Aceh Singkil.

Selanjutnya setelah diseminarkan maka dibuat regulasi sebagai payung hukum keabsahan motif batik khas daerah agar bisa dipakai dalam setiap kegiatan. “Tadi malam Khatibul Wali Nanggroe telah memberikan anugerah budaya dan pengakuan terhadap motif baju batik khas daerah Aceh Singkil itu,” pungkas Zakirun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.