Bebaskan Stunting, Pj Bupati Abdya Kunjungi 10 Desa Temui Ibu dan Anak

Pj Bupati Abdya H Darmansah, S.Pd, MM memberi semangat kepada salah satu anak untul lawan stunting di Puskemas Bibeuh Krueng, Tangan-tangan. ANTARAN/Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Jaga pola makan anak dengan baik, hindari jajan makanan instan. Pastikan anak mau makan tepat waktu,” ujar H Darmansah.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|BLANGPIDIE – Mempercepat penanganan dan pembebasan stunting di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Penjabat (Pj) Bupati H Darmansah, S.Pd, MM mengunjungi 10 Gampong (desa) yang masih tinggi stunting menjumpai langsung ibu dan anak untuk memberi bimbingan dan dorongan menjaga pola makan.

Pantauan antaran, Pj Bupati Abdya H Darmansah, S.Pd, MM bersama Ketua TP PKK Hj Zulhijjah dan jajaran serta didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) turun ke dua Puskesmas menemui ibu dan anak warga empat gampong, Sabtu (7/10/2023).

Baca Juga:  Terancam Putus, Badan Jalan Nasional Subulussalam-Medan Belum Kunjung Diperbaiki

“Jaga pola makan anak dengan baik, hindari jajan makanan instan. Pastikan anak mau makan tepat waktu. Pemerintah terus berusaha untuk membebaskan anak-anak kita dari stunting, sehingga generasi muda Abdya tumbuh dengan baik dan menjadi cerdas,” ujar H. Darmansah.

Pesan dan bimbingan tersebut disampaikan Darmansah dihadapan ibu dan anak gampong Kering Jalo dan Bineuh Krueng di Puskesmas Bineh Krueng, Tangan-tangan. Pernyataan serupa juga dituturkan kepada ibu-ibu warga gampong Padang dan Lhok Pantoy di Puskesmas Manggeng.

Baca Juga:  Darmansah dan Aulia Sofyan Sah Menjadi Pj Bupati Abdya dan Bireuen

Program penanganan stunting menjadi skala perioritas secara nasional. Alhamdulillah di Abdya tertangani dengan baik. Prosesnya dilaksanakan secara kontinyu dan beransur-ansur mengalami perubahan signifikan serta sudah ada yang bebas.

“Stunting itu membuat postur tubuh bayi atau anak tidak setimpal dengan usianya, pertumbuhan lambat, kurus dan pendek. Mari kita lawan stunting agar tumbuh sehat, ceria dan cerdas,” paparnya.

Tegas disampaikan, dokter dan tenaga medis harus benar-benar serius mengimplementasikan program pemerintah terhadap stunting, termasuk keakuratan data.

Baca Juga:  Gadis Kecil Penderita Bocor Jantung Diberangkatkan ke Jakarta via Bandara SIM

Sementara itu, Ketua TP PKK Hj Zulhijjah menyebutkan, pola makan berprotein dan bergizi tidak hanya terdapat pada paduan makanan lezat, daging dan susu. Tetapi dimiliki dan terkandung pada buah-buahan dan sayuran yang harganya relatif murah.

“Ibu-ibu harus gemar menyiapkan makanan di rumah, sekalipun ubi jalar atau sejenisnya. Selain menjaga makanan untuk anak-anak juga mengurangi pemborosan (efisiensi) rumah tangga,” imbuh Zulhijjah.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.