Bertemu Khusus Dengan Anggota DPRA, Ini Yang Disampaikan Tokoh Masyarakat Simeulue

Fuadri dari Partai Amanat Nasional (PAN) Edi Kamal dari Partai Demokrat dan Zaini Bakri dari Partai PPP saat berbincang-bincang dengan toko masyarakat bersama Sekertaris Kecamatan (Sekcam) dan Anggota Perapen saat berada di warung makan. ANTARAN / Foto Istimewa
Bagikan:

“Saya sebagai masyarakat meminta dan berharap kepada bapak DPRA agar segera mengusulkan pembangunan jembatan Desa Lalla Bahagia, karena jembatan itu satu-satunya akses warga setempat. Tanpa jembatan tersebut ekonomi warga akan lumpuh, ” kata Harnudin.

Jurnalis : Ardiansyah

ANTARAN|SIMEULUE – Harnudin, salah seorang toko masyarakat dari salah satu Kecamatan di Kabupaten Simeulue bertemu dengan tiga Anggota Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) 10 di salah satu warung makan di Kecamatan Simeulue Barat, Senin (12/06/2023).

Baca Juga:  Wapres RI Serahkan Penghargaan UHC Kepada Pemkab Simeulue

Dalam pertemuan khusus itu, Harnudin menyampaikan keluhannya kepada tiga Anggota DPRA yang saat berada di warung makan. Keluhan yang disampaikannya itu antara lain menyangkut pembangunan jembatan Desa Lalla Bahagia yang ambruk beberapa hari yang lalu dan dirinya berharap segera di bangun.

“Saya sebagai masyarakat meminta dan berharap kepada bapak DPRA agar segera mengusulkan pembangunan jembatan Desa Lalla Bahagia, karena jembatan itu satu-satunya akses warga setempat. Tanpa jembatan tersebut ekonomi warga akan lumpuh, ” kata Harnudin.

Baca Juga:  Investasi Rp 10,7 Triliun,¬†Kehadiran PT Kotafajar Semen Indonesia Dinilai Jadi Peluang Tingkatkan PAD¬†

Ketiga Anggota DPRA dari dapil 10 tersebut yaitu Fuadri dari Partai Amanat Nasional (PAN) Edi Kamal dari Partai Demokrat dan Zaini Bakri dari Partai PPP. Mereka adalah tim Panitia Khusus (Pansus) yang sedang meninjau sejumlah proyek Multi Years Contract (MYC) di Simeulue.

Anggota DPRA Fuadri dari Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, untuk pembangunan jembatan sungai Desa Lalla Bahagia tersebut sudah diajukan atau sudah di usulkan. “Namun akan kita tunggu prosesnya dan kami akan berkomunikasi kembali di DPRA. Insyaallah tahun 2024 akan segera di bangun jembatan Desa Lalla Bahagia itu,” katanya.

Baca Juga:  Kadinkes Abdya : Kesehatan Ibu Tetap Jadi Prioritas Utama

Ia juga mengaku kemarin pihaknya sudah meninjau langsung ke lokasi jembatan tersebut, kemudian saat ini menunggu pemasangan rangka baja Belly yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Simeulue. “Sambil menunggu pembangunan jembatan yang permanen,” kata Fuadri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.