Bocah Alul Sudah Ditemukan Dalam Kondisi tak Bernyawa

Jasad korban Rijalul Fikri alias Alul sesaat setelah ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi tenggelam arah hulu sungai Krueng Aceh. Foto Basarnas Banda Aceh
Bagikan:

ANTARANNEWS.COM|BANDA ACEH – Jenazah bocah, Rijalul alias Alul akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat, Senin (13/6/2022) sekitar pukul 12.30 WIB tadi siang.

Penemuan korban dalam posisi terapung dipermukaan sungai berada sekitar 700 meter dari lokasi kejadian korban tenggelam atau bagian arah hilir sungai dekat rumah korban Lorong Tanggul, Kuta Alam, Banda Aceh.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Budiono melalui Humasnya, Taqin yang dihubungi antarannews.com, Senin siang, membenarkan kalau korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban ditemukan berawal ketika salah seorang warga menginformasikan ada mayat terapung di sungai sekitar 700 meter dari lokasi korban tenggelam. Langsung dengan gerak cepat tim yang sedang melakukan upaya pencarian, meluncur ke lokasi untuk mengangkat korban,” katanya.

Baca Juga:  Petani di Abdya Kembali Panen dengan Metode MTOT

Setelah ditemukan korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum, dan kemudian korban dibawa pulang ke rumah duka yang berada di Lorong Tanggung, Kuta Alam, Banda Aceh, untuk kemudian dimandikan dan dikebumikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban bersama tiga temannya bermain di dermaga kecil dekat jembatan Simpang Surabaya, Minggu (12/6) pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba korban saat itu langsung meloncat ke dalam sungai dari dermaga kecil itu.

Baca Juga:  12 Bilik Santri Pesantren Bustanul Huda Terbakar

Seperti diberitakan sebelumnya, Alul bersama tiga temannya, pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, dengan menggunakan sepeda pergi bermain ke dermaga kecil yang berada di pinggir DAS Krueng Aceh yang jaraknya sekitar 300 meter dari rumahnya.

Sesaat sempai di dermaga kecil yang berada sekitar 30 meter dibawah jembatan Simpang Surabaya atau persis di depan Masjid Babuttaqa Asrama Polisi, Kuta Alam, bocah Alul yang hanya menggunakan celana pendek, langsung meloncat dari dermaga ke dalam sungai.

Baca Juga:  Sahuti Aspirasi Anggota DPR-RI, TIM BWS 1 Tinjau Lokasi Abrasi di Palak Kerambil Susoh

Sementara, baju dan sandalnya sudah di letak di sepedanya. Ketika hendak meloncat, temannya sempat mencegah korban.

Namun, ia tidak mengindahkan. Setelah melompat korban langsung tenggelam, dan baru beberapa saat muncul kepermukaan sungai sambil melambaikan tangan sebagai isyarat meminta tolong.

Melihat gelagat itu, temannya langsung berlarian ke rumah korban yang jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi, guna memberitahu orang tuanya dan warga setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.