BPBK Abdya Antisipasi Meluasnya Kebakaran Lahan Babahrot

Personel BPBK Abdya berupaya memadam kobaran api yang membakar perkebunan milik warga di kawasan Rukun Damai Kecamatan Babahrot, Abdya Jumat (16/6/2023). Foto: ANTARAN/Agus.
Bagikan:

“Upaya pemadaman oleh personel BPBK termasuk tim reaksi cepat (TRC) aparat kepolisian, TNI hingga masyarakat setempat masih terus berlangsung,” terang Armayadi.

Jurnalis: Agus

ANTARAN|BLANGPIDIE – Cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) selama beberapa pekan terakhir telah membuat perkebunan milik warga di kawasan Rukun Damai Kecamatan Babahrot terbakar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Armayadi ST kepada wartawan, Jumat (16/6/2023) menyebutkan, lahan yang terbakar tersebut berada di kawasan Desa Rukun Damai Babahrot.

Saat ini lahan yang terbakar di kawasan itu telah mencapai 1 hektare lebih dan hingga saat ini masih dalam upaya pemadaman.

“Upaya pemadaman oleh personel BPBK termasuk tim reaksi cepat (TRC) aparat kepolisian, TNI hingga masyarakat setempat masih terus berlangsung,” terang Armayadi.

Baca Juga:  Haji Uma Tanggung Biaya Pengobatan Umi Salamah ke Jakarta

Dikatakan, informasi terbakarnya lahan perkebunan itu diterima pihaknya melalui pos Damkar Kuala Batee sekitar pukul 14.00 WIB Kamis (15/6/2023) kemarin.

Pasca mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung bergerak cepat dengan mengerahkan personel dari Pos Induk BPBK Abdya dibantu personel pos Damkar Kuala Batee beserta TRC dengan menurunkan 1 unit mobil rescue, 3 unit mesin pompa air portable untuk melakukan upaya pemadaman api.

Sejauh ini, upaya yang dilakukan pihaknya guna mengantisipasi meluasnya lahan yang terbakar adalah dengan melakukan upaya pendinginan usai titik api berhasil dipadamkan. Selain itu, lahan yang terbakar tersebut sulit untuk dijangkau dengan armada pemadam kebakaran (Damkar), sehingga tindakan yang lebih efektif dilakukan pihaknya dengan memanfaatkan mesin pompa air portable untuk memadamkan titik api.

Baca Juga:  Dandim Nagan Raya, KP2MN dan Forkopimda Bergandengan Tanami Padi

“Mesin pompa air portable yang kami gunakan ini lumayan bisa membantu untuk memadamkan api di lahan yang tidak bisa dijangkau Damkar. Sama halnya dengan perkebunan yang terbakar di kawasan Drien Likit Kuala Batee dan Tangan-Tangan Cut Setia beberapa waktu lalu. Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan mesin pompa air portable itu,” terangnya.

Ditambahkan, kebakaran lahan tersebut diketahui siang kemarin, dimana saat itu kobaran api belum terlalu besar. Karena kondisi cuaca di Abdya sedang musim panas, sehingga dengan mudah api melalap perkebunan warga yang umumnya berisi tanaman sawit.

Baca Juga:  Silaturahmi dan Kenduri Anak Yatim di Jeunieb, Pj Gubernur Aceh: Yang Beku Harus Dicairkan

“Penyebabnya pastinya belum diketahui, apa memang karena faktor cuaca yang panas atau karena adanya aksi pembersihan lahan dengan cara membakar. Hal ini masih kami dalami,” pungkasnya.

Dari sekian banyak kasus kebakaran yang kerap melanda Abdya dan telah menyebabkan kerugian yang tidak sedikit pula, cukuplah menjadi tolak ukur untuk meningkat kewaspadaan akan bahaya kebakaran.

Masyarakat diharapkan harus lebih proaktif dalam upaya menghindari musibah kebakaran. Tentunya dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak membakar lahan, rutin memeriksa kompor gas untuk menghindari kebocoran dan upaya lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.