Buka Festival Pulau Banyak, Marthunis Ajak Masyarakat Wujudkan Tujuh Sapta Pesona

PJ Bupati Marthunis menobatkan Amalia Ahwa Duta Wisata Aceh, sebagai ambasador penyu, yang ditandai dengan penyematan slempang, didampingi Kadisparpora H Mujni, Selasa (4/6/2023) malam. ANTARAN / Helmi
Bagikan:

“Jika 7 Sapta Pesona ini dijaga Insyaallah wisatawan akan kembali berkunjung dan mengajak wisatawan lainnya,” ucap Pj Bupati Marthunis. 

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Penjabat Bupati Aceh Singkil, Marthunis mengajak masyarakat Pulau Banyak untuk berpartisipasi dalam upaya mempromosikan objek wisata di kepulauan terluar Provinsi Aceh.

Marthunis berpesan agar masyarakat harus santun dan memberikan 7 Sapta Pesona, yang menjadi kunci suksesnya meningkatnya pengunjung pariwisata di Pulau Banyak.

Tujuh Sapta Pesona itu yakni, berikan kesan, beri keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, harus tertib, jaga kebersihan, berikan kesejukan dan tidak ada konflik.

Kemudian, jaga keindahan dan keramah-tamahan, serta berikan kenangan kepada para wisatawan agar berkesan dan ingin kembali lagi.

“Jika 7 Sapta Pesona ini dijaga Insyaallah wisatawan akan kembali berkunjung dan mengajak wisatawan lainnya,” ucap Pj Bupati Marthunis saat malam pembukaan Festival Pulau Banyak, di Lapangan Hijau Mara Palam Desa Pulau Balai Kecamatan Pulau Banyak, Selasa (4/6/2023) malam.

Amatan antaran diperkirakan seribuan lebih pengunjung tumpah ruah memadati Lapangan Hijau Desa Pulau Balai pada malam pembukaan yang diawali dengan penampilan tarian tradisional Aceh Singkil oleh Sanggar Tari Aceh Hebat3.

Baca Juga:  Pedagang Kerupuk Ubi Aceh Selatan Sepi Pembeli Semenjak Inflasi

Selain pengunjung lokal Aceh Singkil, ratusan pengunjung lainnya turut datang dari luar daerah seperti dari Banda Aceh, Aceh Barat, Sumatera Utara, Batam dan luar Aceh lainnya.

Dalam sambutannya, Marthunis ST DEA, turut mengajak masyarakat Pulau Banyak maupun Aceh Singkil untuk mensukseskan dan ikut berpartisipasi menuju pariwisata yang santun dan bermartabat, sesuai dengan tema even Festival Pulau Banyak tahun 2023.

Katanya, Pulau Banyak ini merupakan anugerah bagi Aceh Singkil dan Provinsi Aceh. Tentunya anugerah dan nikmat ini harus dipromosikan. “Sesuai dalam kandungan ayat Al Qur’an Surat Ad Dhuha, sehingga nikmat Allah ini harus dikabarkan dan dipromosikan,” sebut Marthunis.

 

Pj Bupati Marthunis, bersama pejabat lainnya, TNI, Pos AL dan Polres saat melakukan pembersihan sampah di pantai lokasi wisata Bumdes Desa Pulau Balai, Rabu (5/6). ANTRAN / Helmi

Marthunis berharap upaya bersama ini dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya. Sebab, lanjutnya, berhasil tidaknya pariwisata itu tergantung kepada wisatawan yang sudah datang dan menyiarkan kepada orang lain.

“Jangan sampai yang sudah datang bilang Pulau Banyak tidak keren. Maka harus kita jaga dan sambut dengan sebaik-baiknya,” papar Marthunis.

Baca Juga:  Tiga Parpol Teken Piagam Bersama, Ini Tanggapan Demokrat Simeulue

Dalam sambutannya itu, Marthunis turut memberikan apresiasi kepada General Manager ASDP yang telah membantu melayani penyeberangan dengan armada Kapal Feri selama kegiatan terlaksana. Kemudian pihak PLN yang menjaga agar penerangan tidak padam selama kegiatan.

Marthunis juga mengucapkan selamat datang kepada para tamu dari Banda Aceh, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh, Tim Dewan Masjid Indonesia Aceh dan para tamu lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Singkil, H Mujni, ST selaku ketua panitia kegiatan pada malam pembukaan melaporkan, sekitar 500 peserta yang turut berpartisipasi meramaikan even Festival Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil tahun 2023.

“Ada sekitar 500 peserta maupun pengunjung dari luar daerah yang sudah melapor ke panitia kegiatan,” ucap Mujni.

Katanya, berbagai kegiatan akan dilaksanakan pada even festival tahun ini. Mulai dari video competition, jalan santai, restorasi manggrove, festival penyu, tourism, gathering, beach cleaning, jungle tracking.

“Serta Pulau Banyak fair yang akan diisi oleh pelaku usaha di Pulau Banyak, dalam upaya menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah,” paparnya.

Baca Juga:  Resahkan Masyarakat, Satpol PP-WH Tangkap Penjual Tuak di Simeulue

Kegiatan ini, lanjutnya, dilaksanakan menyesuaikan dengan visi misi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sehingga diharapkan Festival Pulau Banyak ini dapat mendorong terciptanya pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh Singkil yang maju, berdaya saing, berkelanjutan serta mengedepankan kearifan lokal.

“Kami berharap even ini memberikan dampak yang signifikan, baik dari sisi ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan. Disamping itu sebagai pembelajaran dan menjadi pengalaman untuk peningkatan kualitas pada even berikutnya,” ucap Mujni.

Hingga, Rabu (5/6/2023) para peserta maupun masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan jalan santai dan pembersihan pantai, penanaman Manggrove serta sosialisasi pajak restoran dan rumah makan yang dilakukan langsung oleh Pj Bupati bersama Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK).

Terlihat peserta jalan santai yang memadati Jalan Desa Pulai Balai menuju lokasi Bumdes Desa Pulau Balai, untuk melakukan pembersihan lokasi pantai di wisata Bumdes.

Setelah melakukan pembersihan para peserta kembali lagi ke Lapangan Hijau untuk mengundi dorprice dengan beragam hadiah menarik, seperti sepeda gunung, Televisi dan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.