Buka Tahfidz Camp Ramadan, Ketua BKPRMI Abdya Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an 

Ketua BKPRMI Abdya, Usman IA memberikan sambutan pada pembukaan acara tahfidz camp 10 hari terakhir Ramadan 1444 H yang bertempat di Masjid Agung Baitul Ghafur, Abdya, Rabu (12/4/2023). Foto for antaran
Bagikan:

“Kegiatan ini mengusung tema “Raih Keberkahan Al Qur’an di Bulan Ramadan berlangsung mulai hari ini Rabu tanggal 12 sampai dengan 29 April 2023,” ujar Usman

Jurnalis : Syamsurizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Aceh Barat Daya (Abdya), Usman IA mengajak generasi muda di daerah itu untuk mencintai Al Qur’an.

“Saya mengajak seluruh generasi muda di Abdya mari kita mencintai Al Qur’an, apalagi di bulan suci Ramadan ini Allah akan melipat gandakan bagi siapa yang membaca Al-Qur’an,” ungkap Ketua BKPRMI Abdya, Usman IA saat ditemui Antaran di Masjid Baitul Qahhar, Gampong Durian Rampak, Rabu (12/04/2023) malam.

Baca Juga:  Bimbing 60 Pelaku UMKM di Abdya, Diskop UKM Aceh Beri Teknis Pemasaran

Dia menjelaskan, BKPRMI Abdya baru saja menggelar kegiatan tahfidz camp 10 hari terakhir bulan suci Ramadan 1444 H / 2023 M yang dipusatkan di Masjid Agung Baitul Ghaffur, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Abdya.

Momentum tersebut, katanya, diharapkan dapat menjadi media para generasi muda untuk belajar dan menghafal Alquran. Tak terkecuali bagi orang dewasa juga bisa memanfaatkan tahfidz camp 10 hari terakhir Ramadan tersebut.

“Kegiatan ini mengusung tema “Raih Keberkahan Al Qur’an di Bulan Ramadan berlangsung mulai hari ini Rabu tanggal 12 sampai dengan 29 April 2023,” ujar Usman.

Dia menjelaskan, para peserta tahfidz camp Ramadan BKPRMI Abdya ini berjumlah 80 orang, yang terdiri dari laki-laki 20 orang, dan perempuan 60 orang.

Baca Juga:  Dini Hari Tadi, Rombongan Pj Gubernur Aceh Tiba di Takengon, Setelah Menempuh Perjalanan 20,5 Jam

“Sementara, jumlah pengajar yaitu musyrif (pengajar laki-laki) 5 orang dan musyrifah (pengajar perempuan) sebanyak 3 orang,” sebutnya.

Politisi Partai PKS Abdya ini menambahkan, dalam kegiatan tersebut, para peserta terlebih dahulu diajarkan tahsin oleh pengajar, kemudian setelah bacaannya sudah benar, maka peserta baru belajar hafalan Al Qur’an.

“Para peserta selama kurun waktu 10 hari ramadan dikarantina disini (masjid Agung), sekaligus berbuka puasa, itikaf, shalat malam, belajar tahfidz dan mendengarkan ceramah agama disini,” katanya.

Anggota DPRK Abdya ini juga menyebutkan, para peserta merupakan anak-anak usia remaja SMP dan bahkan ada yang mendaftar dari luar daerah (Kabupaten Aceh Selatan).

Baca Juga:  HUT ke-77 Bhayangkara, Polsek Penanggalan Gelar Baksos dan Bansos

Para peserta diberikan fasilitas tempat penginapan seadanya di sekolah PAUD untuk peserta perempuan. Sementara, peserta laki-laki di lantai I masjid Agung Baitul Ghafur.

“Saya berharap acara tahfidz camp Ramadan ini tiap tahun diadakan. Jika perlu setiap semesteran, artinya setiap libur anak-anak juga dibuat acara seperti ini, sehingga terwujud satu keluarga Aceh satu hafidz/hafidzah” harap Usman.

Turut hadir pada kegiatan pembukaan tahfidz camp Ramadan ini, Ketua MPU Abdya, Tgk Muhammad Dahlan, Pengurus BKPRMI Abdya, Ketua Bidang Pendidikan BKM Masjid Agung, Salman, Ketua Remaja Mesjid Agung Juli Namawi, Ketua Panitia Tahfidz Camp Ramadan, Musyidul Ahyar, dan wali santri (peserta), serta tamu undangan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.