Business Matching Bersama Mr Lee Kwang Eui, Dr Nurdin : Ada Kemudahan Berinvestasi di Aceh Jaya 

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya gelar Aceh Jaya Business Matching bersama Mr Lee Kwang Eui yang merupakan Director of The Zone. Ltd.In dari Korea Selatan, di Aula lantai III Sekdakab Kabupaten Aceh Jaya, Senin (20/02/2023). ANTARAN / AL-FARABY
Bagikan:

Dibawah BUMG bersama tersebut, lanjut Dr Nurdin, terdapat 11 anak perusahaan yang akan di persiapkan untuk berbisnis pada sektor sektor yang sesuai dengan komoditi unggulan yang ada di Aceh Jaya.

Jurnalis : Al-Faraby

ANTARANNEWS.COM|CALANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya gelar Aceh Jaya Business Matching bersama Mr Lee Kwang Eui yang merupakan Director of The Zone. Ltd.In dari Korea Selatan, di Aula lantai III Sekdakab Kabupaten Aceh Jaya, Senin (20/02/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin mengatakan, upaya untuk mendorong berjalannya laju perekonomian hal yang sering dihadapi di Aceh khususnya Aceh Jaya adalah factor belum terbangunnya kelembagaan ekonomi dengan baik.

Baca Juga:  Dr Nurdin Lantik Teuku Reza Fahlevi Sebagai Sekda Definitif Aceh Jaya

Lanjutnya, hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk mendorong bergeliatnya perekonomian di gampong, maka Kabupaten Aceh Jaya sudah membangun Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Bersama yang didalamnya terhimpun 172 Gampong.

Dibawah BUMG bersama tersebut, lanjut Dr Nurdin, terdapat 11 anak perusahaan yang akan di persiapkan untuk berbisnis pada sektor sektor yang sesuai dengan komoditi unggulan yang ada di Aceh Jaya.

“Nanti ketika ada investor yang ingin melakukan investasi di Aceh Jaya, tinggal check in dengan anak – anak usaha BUMG Bersama tersebut. Sehingga bisnis langsung cepat dan proses investasi di Aceh Jaya tidak berjalan lama. Terkait tata kelolanya dapat dibicarakan didalam proses check in nantinya. Ini adalah kemudahannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Jalin Kerja Sama Dengan IKH Medan, Ini Kata Bupati Tgk Amran

Disisi lain, tambah Dr Nurdin, selama ini ada persoalan terkait jejaring kerja, sehingga produk yang dihasilkan tidak langsung bisa dipasarkan ke pasar yang lebih luas. Hal ini terkendala dimanajemen dan teknologi yang masih kurang.

“Maka perlu adanya kerja sama dengan perusahaan perusahaan untuk berbisnis di Kabupaten Aceh Jaya agar dapat dilakukan transfer of teknologi dan juga untuk menerobos market market yang lebih besar,” tambahnya.

Baca Juga:  Dr Nurdin : Alhamdulilah Produk Sigam Tampan Sudah Mulai Masuk Pasar Tradisional

Untuk itu mitra kerja nantinya diharapkan dapat fokus pada pemasaran, teknologi, manajemen serta pemodalam dan sebagainya. Sedangkan produksi akan dilakukan oleh masyarakat, kelompok kelompok usaha dan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

“Jadi seperti itu pola bisnis yang kami siapkan di Aceh Jaya. Dan persilakan teman teman dari Korena (The Zone. Ltd) untuk merumuskan bisnis mana yang kiranya cocok untuk dilakukan dan kami siapkan patnernya supaya bisnis bisa jalan dengan cepat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.