Camat Curhat Kondisi Gedung Pertemuan Samadua, Sekda Menanggapi Serius

Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, M.Si saat menanggapi kondisi gedung pertemuan Kecamatan Samadua. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Akibat pembangunannya tidak berlanjut, sehingga tidak layak digunakan karena masih banyak kekurangan,” ucap TM Nasrijal.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Camat Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan mewakili komponen masyarakat menyampaikan kondisi gedung pertemuan yang tidak representatif alias amburadul saat membuka acara sosialisasi donor darah, Rabu (12/07/2023).

Dihadapan ratusan tokoh masyarakat dari 28 Gampong (desa), unsur Muspika dan mahasiswa, Camat Samadua, Teuku Muhammad Nasrijal, S STP, M.Si menyempatkan diri menyampaikan curahan hati (curhat) kepada Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua PMI Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, berkenaan kondisi gedung pertemuan.

Baca Juga:  Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Aparatur Desa di Simeulue Divonis 2 Tahun Penjara

Katanya, mumpung bapak Sekda hadir ditengah-tengah kita dan melihat secara langsung kondisi gedung pertemuan. Didasari kondisi ini, mewakili segenap lapisan masyarakat kami mohon perhatian untuk melanjutkan kekurangan pembangunan gedung.

“Sudah sejak lama Gedung Pertemuan di Kantor Camat Samadua dalam kondisi amburadul, akibat pembangunannya tidak berlanjut sehingga dinilai tidak layak digunakan karena masih banyak kekurangan,” ucap TM Nasrijal.

Menjawab keluhan dan aspirasi warga yang disampaikan camat, Sekda Aceh Selatan langsung menanggapi, keadaan, keindahan dan kerapian kantor camat merupakan citra serta kewibawaan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Cegah Judi Online, Danyon C Pelopor Sidak Ponsel Personel

“Jika kondisi kantor camat tidak bersih dan rapi, itu menandakan PNS yang bertugas kurang kepedulian. Apalagi halaman kantor di tumbuhi rumput hijau tentunya mengurangi kenyamanan tamu,” papar Cut Syazalisma di hadapan 250 warga dan unsur Muspika.

Sambung Sekda, terkait kondisi gedung pertemuan, InsyaAllah secepatnya kita tindaklanjuti dengan pertimbangan keuangan daerah. Hal-hal seperti ini perlu digali dari arus bawah.

“Saya minta kepada camat untuk tidak menunggu waktu, besok segera dibawa usulan lanjutan atau rehab gedung pertemuan. Sebaliknya, semua ANS yang bertugas di kantor camat harus dan berkewajiban memperhatikan kebersihan lingkungan kantor,” pungkas Cut Syazalisma. (*)

Baca Juga:  Bahayakan Pengendara, Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Berlobang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.