,

Cegah Karhutla, Polres Bener Meriah Lakukan Patroli dan Sosialisasi

Guna mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla), personel Polres Bener Meriah gencarkan patroli dan sosialisasi tentang bahaya karhutla kepada masyarakat diwilayahnya, Kabupaten Bener Meriah. Foto Ist
Bagikan:

“Dalam sosialisasi, personel kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran baik di wilayah hutan maupun saat melakukan pembukaan lahan Perkebunan,” ucap Indra Novianto.

Jurnalis : Syah Antoni

ANTARANNEWS.COM|REDELONG – Guna mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla), personel Polres Bener Meriah gencarkan patroli dan sosialisasi tentang bahaya karhutla kepada masyarakat diwilayahnya, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto SIK, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (02/08/2022) mengatakan, kegiatan yang dilakukan personel Polsek Jajaran Polres Bener Meriah ini untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten tersebut.

Baca Juga:  SMKN 1 Labuhanhaji Gelar Wisuda Perdana

“Dalam sosialisasi, personel kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran baik di wilayah hutan maupun saat melakukan pembukaan lahan Perkebunan,” ucap Indra Novianto.

Karena, lanjutnya, sanksi bagi pelaku pembakaran hutan atau lahan telah tertuang dan sesuai dengan UU Nomor 41 tahun 1999 Tentang Kehutanan Dan UU nomor 18 Tahun 2004 Tentang Perkebunan Serta UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Baca Juga:  Harga Sawit di Abdya Terjun Bebas, Segini Harganya Hari Ini

Indra menambahkan, sanksi atau ancaman hukuman bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan cukup berat dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 Tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar rupiah.

Melalui keterangan tertulisnya, Indra juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan pertanian dan membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melapor kepada pihaknya bila melihat atau mengetahui terjadinya kebakaran lahan.

Baca Juga:  Apdesi Minta Pemko Bayar Honor Aparatur Kampong

“Mudah mudahan dengan diadakannya patroli dan sosialisasi ini, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bener Meriah dapat di cegah,” tutup Indra.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.