Curah Hujan Tinggi, Ibukota Aceh Singkil Dikepung Banjir

Ruas jalan utama di Desa Pulo Sarok Singkil pagi ini masih terlihat terendam banjir. Termasuk sejumlah rumah penduduk juga ikut terendam. ANTARAN / Helmi
Bagikan:

Badan jalan kabupaten penghubung Singkil-Subulussalam, persisnya di Desa Ujung Bawang juga sudah terendam banjir.

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Kawasan Ibukota Kabupaten Aceh Singkil di Kecamatan Singkil sejak 2 hari terakhir mulai dikepung banjir. Banjir disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur sejumlah wilayah sejak sepekan ini.

Pantauan AntaranNews.com banjir mulai merendam pemukiman penduduk diwilayah hulu Sungai Aceh Singkil. Yakni dari Desa Bulusema Kecamatan Suro hingga sempat merendam badan jalan nasional dan memutus akses transportasi Singkil-Subulussalam serta merendam pemukiman penduduk di kawasan itu.

Kemudian mengarah ke Desa Cingkam Kecamatan Gunung Meriah, yang nyaris memutus akses menuju Kecamatan Singkohor dan Kecamatan Kuta Baharu sejak kemarin.

Baca Juga:  Atinah Andriaty, Distributor Ms Glow Kota Subulussalam Caleg Nasdem

Hingga kemarin, banjir mulai memasuki kawasan Ibukota di Desa Pulo Sarok dan mengepung kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, pada Selasa (17/10) pagi.

Badan jalan kabupaten penghubung Singkil-Subulussalam, persisnya di Desa Ujung Bawang juga sudah terendam banjir.

Termasuk ruas jalan memasuki Komp. Perumahan BRR Singkil, serta jalan utama menuju Kecamatan Kuala Baru dibeberapa titik mulai terendam, yang merupakan lintasan jauh dari genangan banjir. Meski masih dapat dilewati kendaraan roda 2.

Baca Juga:  Selama Mudik, Polres Aceh Selatan Buka Layanan Penitipan Kendaraan

Termasuk beberapa sekolah yang berada dikawasan Ibukota Kabupaten terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar, karena air sudah masuk ke ruang kelas belajar.

Pondok pesantren Darul Ulum di Desa Pulo Sarok juga sudah terendam banjir hingga badan jalan. Termasuk MTsn, MIN Singkil, SDN 2 Singkil, SDN Kuta Simboling.

Kemudian SMPN 2 Singkil SDN Ujung Bawang SMPN 4 Ujung Bawang seluruhnya terpaksa diliburkan.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Rosiana Kusuma Wardani, dikonfirmasi Antarannews.com Rabu (18/10/2023) melaporkan, sebanyak 13 desa dari 16 desa di Kecamatan Singkil sudah terendam banjir.

Baca Juga:  Gaet Yayasan HAkA, Abdya Bakal Buat Hutan Buah dan Rempah

Meliputi Desa Pulo Sarok wilayah Ibukota Kabupaten, Desa Pea Bumbung, Desa Ujung Bawang, Desa Rantau Gedang, Desa Teluk Ambun, Desa Teluk Rumbia, Desa Kuta Simboling, Desa Suka Makmur dan Desa Takal Pasir, Desa Pemuka, Desa Ujung, Desa Pasar dan Desa Siti Ambia.

Disebutkannya, BPBD telah menurunkan TRC di swjumlah titik lokasi rawan banjir, untuk terus melakukan pemantauan kondisi masing-masing wilayah.

Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Singkil ketiinggian air diperkirakan mencapai 30-70 cm dibeberapa titik, terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.