Dalam Waktu 10 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Siswa SMKN2 Kutacane

SLM alias Anggur Merah (40), warga Lawe Rutung dan RAK (17), warga Telaga Mekar, Kecamatan Babussalam, dua pelaku pembunuhan Yuki Adli Putra (16), siswa Penosan Kutacane, berhasil dibekuk petugas kepolisian Polres Aceh Tenggara, Rabu (24/8/2023). ANTARAN / Foto Ist
Bagikan:

“Salut buat anggota Polres Aceh Tenggara dibawah pimpinan Kapolres yang begitu sigap dan cepat tanggap, mengungkap kasus pembunuhan yang sempat membuat warga Aceh Tenggara geger tersebut,” ujar Salim Fakry.

Jurnalis : Amran

ANTARAN| KUTACANE – Petugas Polres Aceh Tenggara menorehkan prestasi membanggakan, setelah dalam waktu 10 jam berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan Siswa SMKN 2 Kutacane yang tengah jadi perbincangan hangat warga.

Sebelumnya, Rabu (23/8/2023) pagi, dilaporkan beberapa orang warga Kutacane menemukan sesosok mayat laki-laki muda terkapar di pinggir jalan di Kute Lawe Bekung, Kecamatan Badar, tepatnya pada jalan menuju daerah Skip Kute Kampung Baru.

Mayat tersebut terakhir diketahui bernama Yuki Adli Putra, siswa kelas 2 SMKN 2 Kutacane dan tercatat juga sebagai warga Kute Panosan, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara (Agara).

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Doni Sumarsono S.IK melalui Kasat Reskrim,Iptu Bagus Pribadi melalui Pers relisnya Kamis (24/8/2023) mengatakan, pada Rabu (23/8) sekira pukul 19.00 wib di Kute Lawe Rutung (Bacang Lade) kecamatan Lawe Bulan, team gabungan Opsnal dan Opsnal Sat Intelkam Polres berhasil membekuk 2 orang pelaku pembunuhan Yuki Adli Putra (16), siswa SMKN 2 Kutacane.

Dua tersangka yang dibekuk tim gabungan Polres tersebut yakni, Salamauddin Alias Anggur Merah (40), warga Lawe Rutung (Bacang Lade) dan Ringga Afdal Kurniadi (17), pelajar, warga kute Telaga Mekar Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara.

Baca Juga:  Awali Tugas, Petugas Pos Pelayanan Ops Ketupat Selawah 2023 Gelar Apel Pagi

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, Senin tanggal 21 Agustus 2023 tersangka RAK, warga Telaga Mekar, menggadaikan HP merk Redmi milik korban seharga Rp 500 ribu, kemudian pada Selasa (22/8) pukul 24.00 wib, korban menjumpai tersangka di kute Bacang Lade (Lawe Rutung) kecamatan Lawe Bulan.

Tujuannya korban menemui tersangka RAK, untuk menebus HP yang digadaikan korban pada tersangka. Korban yang datang mengendarai sepeda motor jenis Beat, kemudian naik sepeda motor dengan pelaku RAK.

Namun, ditengah jalan menuju ke suatu lokasi, tepatnya di jembatan Lawe Rutung, tersangka yang duduk berboncengan bersama korban diberhentikan SLM alias Anggur Merah, akhirnya kedua pelaku berboncengan bertiga bersama pelaku menuju suatu lokasi.

Tak menaruh rasa curiga sedikit pun, jika kedua pelaku telah merencanakan permufakatan jahat, korban akhirnya nurut saja ketika diajak dan dibawa kedua pelaku dengan posisi Anggur Merah di depan, tersangka RAK di tengah dan korban duduk di belakang.

Naas bagi korban, tiba di tempat Kejadian Perkara kute Lawe Bekung, tersangka Anggur Merah memberhentikan sepeda motor milik korban sembari mengeluarkan pisau dan langsung menikam senjata tajam ke bagian perut korban.

Baca Juga:  Abiya Jeunieb : Islam Mengajari Kita Cinta Kasih dan Care Sesama

Kendati berusaha melarikan diri setelah berhasil melukai perut korban, namun tersangka anggur merah malah semakin khalaf dan kembali menikam korban dari belakang, sampai akhirnya korban Yuki Adli tersungkur dan terkapar.

Setelah jatuh tersungkur dan akhirnya terkapar, Anggur Merah kembali menghujamkan senjata tajam pada korban, ke bagian belakang badan dan ke bagian kepala. Setelah korban tak berdaya lagi, kedua pelaku akhirnya melarikan diri sembari membawa sepeda motor milik korban.

Tak ingin tersangka kabur dan menghilangkan jejak, kemudian, terang Kasat Reskrim, Bagus Pribadi, pada Rabu tanggal 23 Agustus 2023, petugas mendapat informasi dari informen bahwa pelaku hendak menjual sepeda motor milik korban dan seraya mencari pembeli dengan harga jual Rp 5,5 juta.

Kemudian informen memberitahukan kepada petugas dan petugas datang ke rumah pelaku dan saat itu juga menemukan kedua pelaku serta barang bukti sepmor milik korban.

Ada pun motif kedua pelaku melakukan pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan yakni, ingin memiliki sepeda motor jenis Beat BL 5644 HO dan satu HP merk Redmi milik korban. Sedangkan barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni, sepeda motor Beat, HP merk Redmi,Kartu HP korban, satu buah pisau milik pelaku, celana panjang pelaku yang bercak darah dan sepatu korban.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Jaya Salurkan Aslureti Untuk Lansia

Apresiasi Kinerja Polisi

Gerak cepat yang dilakukan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus dan keberhasilan meringkus 2 pelaku pembunuhan terhadap Yuki Adli Putra, 16, siswa SMKN2 Kutacane tersebut mendapat apresiasi dari beberapa petinggi Aceh Tenggara.

Apresiasi tersebut datang dari anggota komisi IV DPR RI, HM Salim Fakhry.SE.MM dan Anggota DPR Aceh Dapil Aceh Tenggara dan Gayo Lues, H Ali Basrah SP.d.MM.

“Salut buat anggota Polres Aceh Tenggara dibawah pimpinan Kapolres yang begitu sigap dan cepat tanggap, mengungkap kasus pembunuhan yang sempat membuat warga Aceh Tenggara geger tersebut,” ujar Salim Fakry.

Hanya dalam hitungan tak sampai sepuluh jam usai menerima laporan, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dan sekaligus menjawab pertanyaan dan harapan warga, karena kedua pelaku pembunuhan terhadap korban Yuki Adli Putra, warga Penosan akhirnya dibekuk polisi.

“Apresiasi atas kinerja polisi dibawah pimpinan Kapolres AKBP Doni Sumarsono, semoga ke depan polisi di Mapolres Agara semakin sukses menjalankan tugas dan semakin dekat di hati masyarakat,” Ujar Ali Basrah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.