DEMA dan STAIN TDM Meulaboh Gelar Aksi Bela Palestina

Jajaran DEMA dan STAIN TDM Meulaboh jelang menggelar aksi bela Palestina di Masjid Agung Baitul Makmur. ANTARAN/Vazil.
Bagikan:

“Aksi bela Palestina ini untuk menumbuhkan jiwa solidaritas bagi generasi muda. Walaupun beda negara tetapi mengajak bersatu dalam tuntunan kalimat Tauhid,” ujar Ketua Dema STAIN TDM, Ahlul Nazar.

Jurnalis : Vazil

ANTARAN | MEULABOH – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) bersama Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh menggelar Aksi bela Palestina, Jum’at (15/12/2023) sekira pukul 15.00 WIB kemarin.

Pantauan antaran, aksi bela Palestina tersebut diselenggara dan diikuti sejumlah aliansi organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, pemerintah dan juga para siswa/siswi se Aceh Barat.

Baca Juga:  WNA Asal Australia Tiba di Kantor Imigrasi Meulaboh

Ratusan mahasiswa dan pemuda berzikir, doa bersama, orasi dan melangsungkan pawai Akbar serta pembakaran bendera Israel. Aksi damai itu berpusat di halaman Masjid Agung Baitul Makmur.

Ratusan massa bergerak long march dari Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh menuju arah Jalan Swadaya dan memutar balik ke Jalan Gajah Mada hingga finish ke titik start.

Aksi bela Palestina dibungkus pengibaran bendera Palestina dan bendera Indonesia. Gerakan yang diperkirakan melibat 80 organisasi itu mendapat pengawalan personel kepolisian.

Ketua Dema STAIN TDM, Ahlul Nazar mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak umat peduli terhadap penderitaan yang dialami rakyat Palestina akibat kebrutalan Israel.

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan IKAMAS Jakarta, Ini Harapan Bupati Amran

“Aksi bela Palestina ini untuk menumbuhkan jiwa solidaritas bagi generasi muda. Walaupun beda negara tetapi mengajak bersatu dalam tuntunan kalimat Tauhid atas kezaliman yang menimpa rakyat Palestina,” ujar Ahlul Nazar kepada antaran.

Disampaikan, sebelum berzikir dan doa bersama, kami pawai akbar, pembakaran bendera Israel dan orasi yang dikumandangkan berbagai perwakilan aliansi.

“Semua ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kepedihan dan penderitaan yang dialami rakyat Palestina hampir satu abad. Iya, doa kita, semoga Allah memberi kekuatan dan cepat berakhir insiden perang di Ghaza,”ucap Ahlul Nazar.

Baca Juga:  DPMG dan Inpektorat Aceh Selatan Sosialisasi Transformasi Pengelola Kegiatan DBM

Melalui aksi ini, seluruh mahasiswa, pelajar dan pemuda Aceh Barat meminta kepada pemerintah pusat agar menyatakan sikap dan mendesak pihak Internasional melakukan gencatan senjata Israel dan Palestina.

“Demi kemanusiaan dan hak azazi dunia, kami berharap pemerintah Indonesia memfasilitasi organisasi Internasional untuk Palestina. Mengingat Palestina telah dibantai Israel selama lebih kurang 75 tahun,” harap Ahlul Nazar mengakhiri keterangannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.