Di Aceh Selatan, Harga Minyak Pala Naik, Minyak Nilam Turun

Seorang petani sedang mengupas bunga (puli) pala di kediamannya di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Senin (31/8/2020). Foto Kiriman Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Harga penjualan ke distributor lebih tinggi, minyak pala tembus Rp 780.000 per kilogram, sedangkan harga minyak nilam lebih kurang Rp 550.000 per kilogram,” papar Bustami.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARANNEWS.COM|TAPAKTUAN – Harga minyak pala di Aceh Selatan mengalami kenaikan, beda kondisinya dengan minyak Nilam malah sedikit turun dari harga sebelumnya. Pedagang pengumpul minyak pala dan nilam di wilayah pantai Barat-Selatan mengakui, selama tiga bulan terakhir harga minyak pala perlahan-lahan naik.

Baca Juga:  Perhari, Dapur Umum Aceh Selatan Salurkan 10.500 Nasi Bungkus Untuk Korban Banjir

“Sementara minyak Nilam mengalami penurunan satu derajat dari nilai sebelumnya. Seiring harga tukar mata uang dollar naik, harga minyak pala turut terseret naik. Saat ini minyak pala kami tampung Rp 760.000 per kilogram. Kalo minyak Nilam masih bertahan Rp 520.000 per kilogram,” kata Bustami, Kamis (26/01/2023).

Pedagang pengumpul minyak pala dan Nilam asal Aceh Selatan ini menyebutkan, harga tampung agen di daerah tentunya lebih rendah dari nilai penjualan pada tingkat distributor di Sumatera Utara, Medan. Selain persentasi keuntungan, juga ditambah biaya transportasi.

Baca Juga:  Peringatan Hari Juang TNI AD, Kodim Nagan Raya Gelar Doa Bersama 

“Harga penjualan ke distributor lebih tinggi, minyak pala tembus Rp 780.000 per kilogram, sedangkan harga minyak nilam lebih kurang Rp 550.000 per kilogram,” papar Bustami.

Menurut dia, kurun waktu tiga bulan lalu harga minyak pala berkisar Rp 650.000 per kilogram. Pada saat itu harga minyak Nilam bertahan Rp 600.000 per kg. Artinya, minyak pala terjadi  kenaikan dan minyak nilam turun.

Baca Juga:   Harga Minyak Nilam di Aceh Selatan Rp 1 Juta per Kg, Pala Bersaing Tipis

Senada itu, pedagang pengumpul biji pala asal Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, Muhibuddin mengatakan, apabila harga minyak pala menanjak secara otomatis harga buah (biji) mentah juga naik.

“Kami tampung atau beli biji pala mentah seharga Rp 22.000-Rp 23.000 per kg. Kalau pala kering lebih tinggi, Rp 60.000 – Rp 63.000 per kg,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.