Diduga Kepala Desa Selingkuh, Warga Demo dan Segel Kantor Desa Labuan Jaya 

Warga Desa Labuan Jaya, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, melakukan aksi demo sekaligus menyegel Kantor Desa setempat karena diduga kepala Desa mereka terlibat perselingkuhan, Minggu (23/07/2023). ANTARAN / Foto Ist
Bagikan:

“Warga sudah memanggil yang bersangkutan ke rumah Ketua BPD, namun kepala Desa tidak hadir. Karena warga tidak sabar lagi, maka pada Minggu kemarin mereka demo kantor Desa dan menyegelnya,” ujarnya Firmansyah.

Jurnalis : Ardiansyah 

ANTARAN|SIMEULUE – Warga Desa Labuan Jaya, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Minggu (23/07/2023) kemarin melakukan aksi demo sekaligus menyegel Kantor Desa setempat karena diduga kepala Desa mereka terlibat perselingkuhan.

Dalam aksi itu mereka menuntut Kepala Desa Labuan Jaya diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala Desa. Pasalnya warga tersebut menuntut kepala Desa di berhentikan dari jabatannya karena pihak Camat dan Pj Bupati Simeulue sampai saat ini belum menindaklanjuti surat dari masyarakat Desa setempat.

Baca Juga:  Atinah Andriaty, Distributor Ms Glow Kota Subulussalam Caleg Nasdem

“Ia benar, kemarin hari Minggu Warga Desa Labuan Jaya menyegel kantor Desa, warga kesal karena surat yang mereka tandatangani yang di tujukan melalui Camat dan teruskan ke Pj Bupati Simeulue belum ditindaklanjuti sampai saat ini,” kata Firmansyah, Sekdes Labuan Jaya saat di konfirmasi antaran Senin (24/07/2023).

Padahal, lanjutnya, surat tersebut sudah dua kali dikirim ke Camat serta Pj Bupati Simeulue. Firmansyah juga menjelaskan bahwa, pada Minggu malam kemarin warga sudah memanggil yang bersangkutan ke rumah Ketua BPD, namun kepala Desa tersebut tidak mengindahkan panggilan warga.

Baca Juga:  RDP DPRK Dengan Sejumlah Pihak Lahirkan Poin "No Nego" Dengan PT. CA

Padahal, sambung Firman, tujuan warga memanggil kepala Desa ke rumah Ketua BPD untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terkait dugaan perselingkuhan tersebut.

“Warga sudah memanggil yang bersangkutan ke rumah Ketua BPD, namun kepala Desa tidak hadir. Karena warga tidak sabar lagi, maka pada Minggu kemarin mereka demo kantor Desa dan menyegelnya,” ujarnya Firmansyah.

Lebih lanjut Firmansyah mengatakan, saat selesai penyegelan di kantor Desa, warga bernegosiasi kepada aparat kepolisian Polsek Kecamatan Teupah Selatan terkait penyegelan kantor Desa tersebut.

Baca Juga:  DPD Golkar Subulussalam Usung Fajri Munthe Bacakada

“Kemudian hasil negosiasi itu kepala Desa Labuan Jaya tidak dibenarkan masuk kantor Desa untuk saat ini sebelum kelar permasalahan dugaan perselingkuhan tersebut,” ungkapnya.

Kondisi kantor Desa Labuan Jaya saat ini, kata Firmansyah, telah dibuka setelah selesai negosiasi antara masyarakat dengan pihak aparat kepolisian Polsek Kecamatan Teupah Selatan. “Kepala Desa tidak masuk kantor hari ini karena permintaan warga setempat dan hasil negosiasi kemarin,” pungkas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.