Diduga Kolam Dermaga Sempit dan Diamuk Ombak, Kapal Nelayan Karam di Aceh Selatan

KM Sabena yang karam di Kolam Dermaga PPI Sawang Ba'u, Sawang, Aceh Selatan. ANTARAN / Foto Istimewa
Bagikan:

“Kami mohon kepada bapak bupati dan Gubernur Aceh membangun perluasan kolam dermaga, mengingat jumlah kapal keluar masuk sangat padat,” harap M Nazir.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Satu unit Kapal (boat) Nelayan karam saat bersandar di kolam dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Sabtu (5/8/2023) dini hari.

Panglima Laot Lhok I Sawang yang juga Keuchik Gampong (desa) Ujung Padang, Kecamatan Sawang, M Nazir menyebutkan, KM Sabena milik Fauzi Ilyas diprediksikan karam pada dini hari tadi.

Baca Juga:  Kajari Aceh Barat Diganti, Ini Pejabat Barunya

“Kolam dermaga PPI Sawang Bau sudah over kapasitas sehingga tidak tertampung jumlah kapal nelayan bersandar. Akibatnya terjadi desakan dan himpit – himpitan yang berimbas KM Sabena karam,” ujar M Nazir kepada antaran.

Selain kolam dermaga sempit, saat peristiwa terjadi kondisi ombak sedang tinggi dan besar. Diperkirakan hempasan ombak besar membuat KM Sabena oleng diantara kapal-kapal lain. Amukan ombak membuat kapal membentur batu karang, lalu bocor dan karam.

Baca Juga:  Galian Pipa Air Bersih di Desa Mesjid Abdya Ancam Penguna Jalan

“Sejak tadi pagi warga setempat mengerahkan pertolongan untuk menyelamatkan boat tersebut. Sementara, jaring pukat sudah berhasil diangkat dari kapal,” papar Panglima Laot Lhok I Sawang.

Berkenaan dengan peristiwa ini, kata M Nazir, pihaknya berharap Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan dan Provinsi Aceh membangun pelebaran (perluasan) kolam dermaga PPI Sawang Bau untuk menghindari peristiwa serupa maupun korban jiwa.

“Kami mohon kepada bapak bupati dan Gubernur Aceh membangun perluasan kolam dermaga, mengingat jumlah kapal keluar masuk sangat padat. Persoalan ini hendaknya jangan dibiarkan berlarut-larut,” harap M Nazir sesuai aspirasi masyarakat luas.

Baca Juga:  Kadis Pertanian Aceh Selatan : Tani Itu Usaha Produktif Berpotensi Keuntungan Besar

Sekedar diketahui, PPI Sawang Ba’u merupakan salah aset pemerintah dan penyumbang PAD terbesar. Perluasan areal kolam sandar kapal bertujuan meningkatkan perekonomian dan pengendalian inflasi.

Menurut M Nazir, KM Sabena yang karam tersebut bernilai diatas Rp 1 milyar. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Pemilik (Fauzi Ilyas) bersama masyarakat terus berusaha menyelamatkan KM Sabena.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.