Diduga Persulit Guru PPPK Ambil Kredit, Disdik Simeulue Surati Pihak Bank

Surat dari Dinas Pendidikan Ke Pihak Bank Syariah Indonesia (BSI). Foto Ist
Bagikan:

“Surat tersebut sangat mendetil sekali dan terlihat syaratnya mendiskreditkan Guru PPPK tahun 2023, saya sangat yakin ini karena pemberitaan dugaan pungli oleh oknum di Dinas Pendidikan Simeulue yang sudah beredar luas,” kata salah seorang Guru PPPK.¬†

Jurnalis : Ardiansyah

ANTARAN|SIMEULUE – Beredar surat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simeulue kepada pihak Bank yang dinilai mempersulit Guru PPPK untuk melakukan kredit. Hal ini diduga buntut dari beredarnya pemberitaan soal dugaan pungli terhadap Guru PPPK yang dilakukan oleh oknum Kabid GTK di Dinas tersebut.

Baca Juga:  Pagelaran Wayang Kulit Desa Ujong Padang, Untuk Mempererat Budaya Kemasyarakatan¬†

Dalam surat bernomor 900/2667/2023, perihal mekanisme pengambilan pembiayaan Guru PPPK yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Simeulue, Firmanudin, S.Pd tersebut menyampaikan kepada pihak Bank terkait Guru PPPK formasi 2022 yang ber SK 2023 dapat melakukan pengambilan pembiayaan pada bulan Januari 2024.

Menanggapi terbitnya surat tersebut, sejumlah Guru PPPK pun mengaku kecewa dan patah semangat serta hal tersebut dianggap memperumit dan mempersulit, sedangkan bagi PPPK selain Guru (Tenga Kesehatan dan Teknis) tidak dilakukan syarat tersebut.

Baca Juga:  Pj Bupati Abdya Minta 45 PPK dilantik Bekerja Profesional

Sehingga, hal itu sangat diduga efek dari pemberitaan dugaan pungli terhadap Guru PPPK oleh yang dilakukan oleh oknum di Dinas Pendidikan Simeulue yang sudah beredar luas dan menjadi perbincangan.

“Surat tersebut sangat mendetil sekali dan terlihat syaratnya mendiskreditkan Guru PPPK tahun 2023, saya sangat yakin ini karena pemberitaan dugaan pungli oleh oknum di Dinas Pendidikan Simeulue yang sudah beredar luas,” kata salah seorang Guru PPPK yang tidak ingin disebutkan namanya, Jum’at (20/10/2023).

Baca Juga:  Pancing 27,25 Kg Ikan, Tim KM Sakira Juara Umum Fun Fishing 2023 di Pulau Banyak

Padahal, sebelumnya bagi ASN (PNS dan PPPK) diperbolehkan mengajukan pembiayaan atau pinjaman kredit ke Bank dengan agunan SK.”Kami berharap surat itu dicabut dan jika menjadi pemimpin harus bijaksana melihat bawahannya,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut, media ini mencoba melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue melalui sambungan telpon seluler namun, pihak dinas terkait lebih memilih bungkam dengan cara merejeck telpon dari media ini berkali-kali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.