Dihantam Banjir Bandang, Kabel Optik Telkomsel Ladang Rimba Aceh Selatan Putus

Ilustrasi kabel fiber optik. (Istimewa)
Bagikan:

“Banjir bandang yang menerjang pemukiman penduduk di wilayah Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan mengakibatkan jaringan Telkomsel lumpuh total. Ternyata kabel optik putus,” kata Sakdah, ST. 

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN | TAPAKTUAN – Peristiwa bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh menelan banyak kerugian, termasuk jaringan Telkomsel hilang signal, sejak Senin (20/11/2023) malam.

Informasi terupdate tentang bencana alam yang menimpa Ladang Rimba, Lhok Raya dan Krueng Batee, Kecamatan Trumon Tengah sulit diperoleh. Faktornya karena signal telepon genggam yang bersumber dari Telkomsel lumpuh serta listrik padam.

Baca Juga:  Warga Tanjung Raya Keluhkan Abrasi Sungai Yang Sudah Semakin Parah

Salah seorang warga Tapaktuan, Sakdah, ST yang memiliki koneksi ke manajemen perusahaan Telkom mencoba menggali informasi. Pasalnya, walaupun listrik mati, namun tidak berpengaruh ke operasional Base Transceiver Station (BTS) karena genset tersedia.

Kondisi ruas jalan nasional di Ladang Rimba. Trumon Tengah sebelum dilakukan pembersihan. ANTARAN/Dokumentasi.

Dari komunikasi yang dibangun Sakdah, diketahui kabel optik penghubung ke transmisi tower di kawasan Ladang Rimba terputus dipopor banjir bandang. Akibatnya, pancaran signal lumpuh.

“Tim operasional teknis dari Subulussalam memberi tahu, bahwa ada kabel optik putus. Sampai malam ini mereka sedang bekerja untuk melakukan penyambungan,” papar Sakdah mengutip penjelasan tim teknis.

Baca Juga:  Jamaludin Idham Santuni 553 Anak Yatim di Nagan Raya

Disebutkan, Sakdah, jika sudah selesai penyambungan kabel, maka jaringan telkomsel di kawasan itu kembali normal seperti sedia kala.

Sebelumnya, sejumlah komponen mempertanyakan penyebab jaringan telkomsel di kawasan itu terputus. Sehingga memicu keresahan akibat tidak bisa berkomunikasi.

“Iya bang, sulit mendapat informasi tentang kondisi keluarga di sana. Entah apa sebabnya jaringan handphone ikut padam. Kita khawatir terjadi apa-apa dengan keluarga buntut bencana banjir bandang,” cetus Muhammad merasa kesal.(*)

Baca Juga:  Tekan Inflasi, Pemkab Aceh Jaya Rencakan Subsidi Beras 76 Ton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.