Dilantik PW Tastafi Kota Subulussalam Periode 2023-2028

Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kompleks DP Minhajussalam. ANTARAN / Khairul
Bagikan:

“Kami berharap, kontribusi Tastafi untuk pembinaan dan penguatan aqidah umat,” pesan Capah.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Dilantik Pengurus Wilayah Majelis Pengajian dan Zikir Tasauf, Tauhid dan Fiqh (Tastafi) Kota Subulussalam Periode 2023-2028 di Kompleks Dayah Perbatasan (DP) Minhajussalam, Kampong Kampung Baru, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Selasa (10/10/2023).

Dilantik oleh Tgk. H. Muhammad Amin Daud (Ayah Cot Treung), Pembina Tastafi Pusat pada rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah yang dihadiri Perwakilan Forkopimda Subulussalam, Anggota DPRA Tgk. Syarifuddin, para pimpinan dayah se-Kota Subulussalam, para wali santri dan ratusan undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Jemputan Warga Abdya Yang Sakit Berat di Tanjung Pinang

Ketua Panitia Tgk. Nabawi, SH, MH melaporkan, rangkaian peringatan maulid di sana digelar aneka lomba, 3 – 10 Oktober 2023 dan Pelantikan Tastafi Subulussalam.

Ketua Tastafi, juga Pimpinan DP Minhajussalam, Tgk. Syafruddin Alyusufi (Rais ‘Am) usai dilantik memberi sambutan mengatakan, dirinya bukan ahli mengemban amanah sebagai ketua.

Namun dukungan, diawali musyawarah dengan komponen terkait, amanah itu diterima. Soal program Tastafi, ditegaskan perlu dukungan semua pihak, dengan salah satu prinsif saling menasehati.

Dikatakan, Tastafi memprogramkan akan mengkaji kembali kitab-kitab melayu hingga di tingkat kampong. Karenanya, dukungan semua unsur terkait di kampong diperlukan.

Baca Juga:  Abdya Terima Piagam Apresiasi Pemutakhiran PK-22

Kilas balik DP Minhajussalam pada 2010 atau 13 tahun lalu, disebut kini mengasuh 638 santri dan alumni mencapai 383 santri. Soal prestasi, disebut sudah banyak diraih DP ini, bahkan telah membawa nama Kota Subulussalam di tingkat nasional.

Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE diwakili Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Hotma Capah, S.Ag tegaskan jika pembinaan, penguatan aqidah umat masih sangat penting di sana, sehingga perlu kemitraan Tastafi dengan Pemko Subulussalam.

“Kami berharap, kontribusi Tastafi untuk pembinaan dan penguatan aqidah umat,” pesan Capah. Tastafi disarankan membangun kerjasama dengan ormas yang ada, termasuk melakukan pengawasan terhadap pihak atau kelompok yang diindikasi menyimpang dari aqidah Islam.

Baca Juga:  Sahabat Kuliner Aceh Dukung Festival Kuliner

Tgk. H. Muhammad Amin Daud (Ayah Cot Treung), Pembina Tastafi Pusat memberi pengajian umum dan tausiyahnya menegaskan, hadir Tastafi untuk melindungi pendidikan di Aceh.

Dikatakan, pendiri Tastafi Syeikh H. Hasanoel Bashry, Pimpinan Dayah Ma’had Ulum Diniyah Islamiyah (Abu MUDI) berkeinginan hadir, namun kondisinya kurang mengizinkan.

Pada momen itu, Ayah Cot Treung lebih membuka kesempatan kepada jamaah berdialog atau mengajukan pertanyaan dari berbagai persoalan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.