Dinas Pangan Gayo Lues Serahkan Bantuan Sembako ke Desa Tetinggi dan Sanger

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Gayo Lues, drh Ibnu Havit menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Tetinggi dan masyarakat Kampung Sanger, Selasa (14/11/2023). ANTARAN / Bayu Y
Bagikan:

“Diharapkan bantuan di berikan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi krisis global ini,” ungkapnya. 

Jurnalis : Bayu Y

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Dinas Pangan Gayo Lues menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Tetinggi dan masyarakat Kampung Sanger. Penyerahkan langsung dilakukan oleh Pj Bupati Gayo Lues, Drs H Alhudri MM kepada masyarakat kedua desa tersebut pada Senin (14/11/2023) di Meunasah desa setempat.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Gayo Lues, drh Ibnu Havit mengatakan, bantuan bersumber dari Kementrian berupa sembako beras minyak makan dan gula. Bantuan khusus diberikan kepada dua kampung yang masuk dalam klaster 3 Daerah Miskin Ekstrem oleh Kementrian.

Baca Juga:  Dengan Pendekatan Humanis, Kodam IM Lakukan Pemurnian Pangkalan di Asrama PHB Lampriet

“Diharapkan bantuan di berikan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi krisis global ini,” ungkapnya. Usai menyerahkan bantuan PJ Bupati Gayo Lues Alhudri mengatakan, Kabupaten Gayo Lues terus mendapatkan bantuan instensif Fiskal dari Pemerintah Pusat.

“Bantuan tersebut tidak terlepas dari kerukunan masyarakat, kekuatan masyarakat yang disiplin dalam berusaha dalam berbagai bidang terutama di bidang pertanian,” kata Alhudri.

Alhudri meminta agar kerukunan ketertiban dan juga gorong royong terus dipertahankan, sehingga keamanan dan ketertiban lingkungan bisa berjalan dengan baik di Gayo Lues.

Baca Juga:  Donor Darah Prioritas Pemkab Aceh Selatan, Relawan Samadua Diserah SK

“Pemerintah saat ini terus berupaya untuk menghapus stunting dai Kabupaten Gayo Lues, sesuai dangan target Pemerintah Pusat tahun 2024 Indonesia zero Stunting. Mengikuti target yang ada, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dengan berbagai upaya mendorong agar stuting bisa zero di kabupaten ini,” paparnya.

Kepada masyarakat terutama kepada balita dan ibu hamil, Alhudri meminta agar diperhatikan asupan gizinya. Anak-anak balita harus diberikan gizi yang seimbang. Tidak perlu mahal manfaatkan yang ada di sekitar lingkungan kita. “Utamakan anak-anak dari pada orang tuah,” tegas Alhudri.(*)

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Tolak Pejabat Yang Dilantik Rabu Kemarin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.