Dinilai Ganggu Lalulintas, Pol PP dan WH Simeulue Tertibkan PKL 

Personel Satpol PP-WH saat melakukan penertiban terhadap PKL yang mulai mengganggu ketertiban lalulintas Foto: ANATARAN / ARDIANSYAH.
Bagikan:

“Langkah ini sebagai upaya menciptakan ketertiban, kenyamanan dan keindahan kota Sinabang, apalagi di bulan ramadhan jumlah pengunjung pasar meningkat,” kata Kabid trantib Roli Mindasyah.

Jurnalis : Ardiansyah 

ANTARAN|SIMEULUE – Satuan Polisi Pamong Praja-Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Simeulue menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan pahlawan atau seputaran Kota Sinabang, Sabtu (15/4/2023).

Penertiban ini dilakukan oleh pihak Satpol PP-WH karena dinilai lokasi yang digunakan untuk berjualan ikan tidak pada tempatnya, sehingga mengganggu arus lalulintas.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Abdya Raih Opini WTP Kesembilan dari BPK RI

Kasat Pol PP dan WH Simeulue, Dodi Juliardi Bas, melalui Kabid Trantib, Roli Mindasyah mengatakan, penertiban ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjamin terwujudnya ketertiban, kenyamanan dan keindahan Kota Sinabang terlebih di bulan ramadhan.

“Langkah ini sebagai upaya menciptakan ketertiban, kenyamanan dan keindahan kota Sinabang, apalagi di bulan ramadhan jumlah pengunjung pasar meningkat,” kata Kabid trantib Roli Mindasyah.

Roli Mindansyah Putra menjelaskan, sebelum ditertibkan, para PKL ini sudah diberi surat peringatan, para PKL ini tidak mengindahkan surat peringatan yang sudah beberapa kali disampaikan. “Karena surat yang kita berikan tidak diindahkan, maka kita dilakukan penertiban,” sebutnya.

Baca Juga:  Hadiri Apel Gabungan Bersama Pemkab, Ini Pesan Dandim 0107/Aceh Selatan

Menurutnya, keberadaan PKL selama ini sudah sangat mengganggu. Ini karena, menggunakan fasilitas umum seperti berjualan di badan jalan atau fasilitas umum lain yang menimbulkan gangguan ketentraman, ketertiban masyarakat, kebersihan lingkungan dan kelancaran lalu lintas.

“Karena keberadaan mereka tidak pada tempatnya dan mengganngu fungsi ruang publik sehingga pemerintah bersikap,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.