Dinsos Kembali Salurkan 63 Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Tahap Pertama di Aceh Selatan

Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran SH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat di Gudang Dinsos, Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Jumat (22/9/2023). Foto Diskominfo Asel
Bagikan:

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Bantuan ini berupa bahan kelontong, alat untuk menjahit, alat pertanian serta peralatan membuat kue,” terang Tgk Amran.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Pemerintah Aceh Selatan melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 63 paket untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Aceh Selatan.

Penyaluran bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran SH kepada penerima manfaat di Gudang Dinsos, Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Jumat (22/9/2023).

Dalam sambutannya, Tgk Amran SH mengucapkan terimakasih kepada pihak pelaksana yang sudah bekerja keras dalam penyerahan bantuan ini, sehingga bisa terlaksana dengan baik. Ia juga mengatakan Pemerintah Aceh Selatan terus berupaya dalam memberikan bantuan ini.

Baca Juga:  PKB Aceh Selatan Daftarkan Bacaleg ke KIP, Target 6 Kursi di DPRK

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Bantuan ini berupa bahan kelontong, alat untuk menjahit, alat pertanian serta peralatan membuat kue,” terang Tgk Amran.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Tgk Amran juga meminta para penerima manfaat untuk bekerja keras dan terus berupaya untuk menopang ekonomi keluarga yang lebih baik.

“Adapun bantuan yang telah diserahkan oleh Pemkab Aceh Selatan bukan hanya berupa barang, melainkan juga berbentuk beasiswa, bantuan kepada santri yang berprestasi dan santunan kematian,” sebut Tgk Amran.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan, Kusaifuddin S.Pd.i melalui Kabid T. Zulfardi SH MM mengatakan, program bantuan UEP untuk perempuan Kepala Keluarga korban konflik ini merupakan salah satu program unggulan dalam kepemerintahan AZAM.

Baca Juga:  Sebanyak 44 Personel Polres Bener Meriah Naik Pangkat

“dan merupakan bahagian dari upaya untuk kembali bangkit dari zaman konflik Aceh serta pandemi Covid -19 yang telah memberikan dampak yang luar biasa pada kehidupan kita,” terangnya.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, peran Dinas Sosial sebagai garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat akan menjadi penting.

“Program Bansos UEP yang dilaksanakan ini merupakan upaya untuk meringankan beban para perempuan kepala keluarga korban konflik yang membutuhkan,” terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa, selama 4 tahun terakhir Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Sosial sudah memberikan bantuan sosial UEP kepada perempuan kepala keluarga yakni sebanyak 316 KPM.

Baca Juga:  Donor Darah Prioritas Pemkab Aceh Selatan, Relawan Samadua Diserah SK

Ditambahkan Zulfardi, pemberian Bansos UEP ini telah banyak memberikan manfaat terutama dalam hal peningkatan pendapatan dari pada keluarga penerima, namun masih ada juga para penerima yang masih belum bisa menjalankan usahanya secara optimal, dikarenakan masalah permodalan dan pemasaran.

Kegiatan ini, kata Zulfardi, bersumber dari Dana DOKA. Bantuan ini disalurkan sebanyak 126 Bansos UEP secara bertahap dan ini merupakan tahap pertama yang disalurkan sebanyak 63 KPM.

“UEP menjahit sebanyak 8 KPM, UEP pembuatan kue sebanyak 19 KPM, UEP isi jualan kios sebanyak 19 KPM, UEP pertanian jagung sebanyak 17 KPM. Melalui penyaluran UEP ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan dari Pemerintah Aceh Selatan untuk keluarga penerima manfaat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.