Dipertanyakan, Sedot Anggaran Rp 18 M Tapaktuan Sport Center Belum Difungsikan

Kondisi TSC yang dibangun di kawasan RTH Taman Pala Indah, Tapaktuan, Aceh Selatan belum berfungsi. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Sejak dibangun hingga menghabiskan anggaran sebesar lebih kurang Rp 18 milyar, fasilitas olahraga di Kawasan Taman Pala Indah Tapaktuan belum difungsikan sebagaimana mestinya, sebenarnya ada apa??,” kata Adi Irwan.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN I TAPAKTUAN – Gedung raksasa, Tapaktuan Sport Center (TSC), Kabupaten Aceh Selatan yang dibangun di Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Pala Indah, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan hingga saat ini belum difungsikan.

Kondisi tersebut menyedot perhatian masyarakat hingga menyita berbagai asumsi dan pertanyaan. Apa gerangan sampai tahun 2024 belum difungsikan untuk sarana dan aktivitas olahraga.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Kajian Analisis Transaksi (Pukat) Aceh, Adi Irwan menyebutkan, apabila TSC sudah selesai dikerjakan sesuai perencanaan dan tidak ditemukan dugaan apapun, maka sudah sewajarnya di fungsikan untuk kegiatan olahraga.

Baca Juga:  KIP Abdya Buka Rekrutmen PPS, Segera Lengkapi Dokumen yang Diperlukan

“Informasi kami himpun, tahap demi tahap dan berkelanjutan, biaya pembangunan TSC tidak tanggung-tanggung disebut-sebut menyerap anggaran lebih kurang Rp 18 milyar. Namun kondisinya masih belum dimanfaatkan,” sebut Adi Irwan kepada antaran, Minggu (21/1/2024) di Tapaktuan.

Agar pengalokasian anggaran tidak sia-sia, sambung Adi Irwan, pihaknya mendesak pemerintah Aceh Selatan melalui Dinas Pemuda dan olahraga untuk segera memfungsikan TSC dimaksud sebagaimana diharapkan masyarakat dan generasi pencinta olahraga.

“Nah, apabila masih ada kendala atau sandungan, maka perlu perhatian serius pihak berkompeten, termasuk mengucur biaya tambahan kelengkapan dan finishing atau bila diperlukan harus diaudit untuk menghindari kemungkinan buruk,” tegas Ketua Pukat.

Baca Juga:  Posyandu Sebagai Salah Satu Wujud Pelayanan Dasar Kesehatan Masyarakat Yang Memiliki Peran Penting

Harapan pihaknya, tutur Adi Irwan, jangan sampai sudah bersusah payah membangun Gedung olahraga tetapi keburu rusak di bagian – bagian tertentu sebelum dimanfaatkan. Iya, segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Padahal, ucapnya, kemarin sudah pernah difungsikan saat digelar kejuaraan karate Polres Cup se barat-selatan. Tetapi entah kenapa tidak dilanjutkan pemanfaatannya.

Menurut Adi Irwan, perihal ini disampaikan pihaknya, agar dana yang telah digelontor pemerintah tidak sia-sia dan keuangan negara berpeluang merugi akibat minim perhatian.

Baca Juga:  IDI Abdya Berikan Penyuluhan Stunting dan Napza di Sekolah

“Sekali lagi kami mohon, TSC segera difungsikan untuk aktivitas olahraga. Jangan sampai menimpa seperti Pembangunan Pasar Rakyat di Lhok Bengkuang yang sampai saat ini masih terlantar tanpa pemanfaatan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Selatan, H Rustam, SE, MM yang dikonfirmasi melalui telepon genggam dan pesan singkat WhatsApp (WA) mengaku sedang berada di luar kota untuk berobat.

“Abang sedang berobat di Banda Aceh karena sakit. Nanti bila sudah konsentrasi dan normal akan saya beri tanggapan dan penjelasannya. Mohon kesabaran untuk sementara,” jawab H Rustam via pesan singkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.