Dipicu Masalah Ekonomi, Suami Tega Bacok Istri di Aceh Singkil

Lokasi terjadinya peristiwa pembacokan, di Perkebunan Perusahaan PT Nafasindo Afdeling VI. Sabtu (22/07/2023). ANTARAN / dok Polres
Bagikan:

“Saya sudah memerintahkan Sat Reskrim dan Sat Intelkam serta jajaran Polsek untuk memburu pelaku, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Kapolres.

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Seorang Buruh Harian Lepas (BHL) di Perkebunan PT Nafasindo Sunarti Berutu (40) mengalami luka-luka serius usai dibacok oleh suaminya sendiri dengan parang, di Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Sabtu (22/07/2023).

Berdasarkan keterangan saksi mata, Indra Evayanti (34) dan Bambang Hermanto (38) mengungkapkan, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat korban Sunarti sedang menyemprot rumput di lokasi Perusahaan Perkebunan PT Nafasindo divisi VI Blok 202.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Selatan Pimpin Pengamanan Aksi Damai Masyarakat Kluet Tengah

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto SIK, kepada wartawan mengatakan, telah memerintahkan Satreskrim untuk mencari dan memburu keberadaan pelaku penganiayaan berat tersebut.

Kronologis kejadiannya katanya, berdasarkan keterangan saksi mata, saat korban sedang bekerja menyemprot, tiba-tiba suami korban berinisial SB (55) datang dari arah belakang dengan membawa sebilah parang.

Lantas SB langsung menebas tubuh korban dari arah belakang dan mengenai jari-jari tangan kanan korban. Kemudian pergelangan tangan kanan, siku-siku bagian kanan, bahu kanan, bagian leher belakang dan bagian telinga kanan.

Baca Juga:  Sahuti Keluhan Warga, Dinas PUPR Aceh Tinjau Jembatan Rusak

Selanjutnya, berdasarkan keterangan dari anak korban, belakangan korban dan pelaku kerap ribut. Dan sudah 1 bulan tidak serumah lagi. Diduga motif pembacokan terjadi karena persoalan ekonomi dan harta di keluarga.

Korban Sunarti saat dilarikan ke RSUD Aceh Singkil untuk mendapatkan perawatan dan akan menjalani operasi karena luka-luka serius. ANTARAN / Dok Polres

Lanjut Kapolres, setelah mengalami penganiayaan tersebut, korban pembacokan langsung dilarikan ke RSUD Aceh Singkil oleh pihak perusahaan PT Nafasindo setelah mendapat laporan peristiwa sadis tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Sat Reskrim dan Sat Intelkam serta jajaran Polsek untuk memburu pelaku, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Kapolres.

Baca Juga:  Gantikan Achmad Marzuki, Mendagri Lantik Bustami Hamzah Sebagai Pj Gubernur Aceh

Untuk saat ini korban masih dalam penanganan pihak medis di rumah sakit dan akan segera dilakukan operasi karena mengalami luka-luka yang cukup serius.

Kapolres juga menghimbau, agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada dengan keadaan sekitar. “Apabila melihat hal yang melanggar hukum segera menghubungi dan melaporkan melalui Hotline Kepolisian 110,” pungkas Kapolres.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.