Direktur PT RS Arun Lhokseumawe Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Rp43 Milyar

Tersangka kasus dugaan korupsi di PT RS Arun Lhokseumawe ditahan Kejaksaan. ANTARAN/Dok Humas Kejari Lhokseumawe.
Bagikan:

“Dari hasil audit Inspektorat bahwa selama kurun waktu periode tersangka menjabat sebagai Direktur PT RS telah mengakibatkan kerugian keuangan negara yang mencapai hingga Rp43 miliar,” kata Lalu Syaifuddin.

Jurnalis : Salman

ANTARAN|LHOKSEUMAWE – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menetapkan Hariadi (H) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan kewenangan pada pengelolaan PT. rumah Sakit (RS) Arun Tahun 2016-2022.

Baca Juga:  Sempat Tertunda Satu Bulan, Wardiati dan Ahlul Nazar Terpilih Ketua SEMA dan DEMA STAINĀ 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe Lalu Syaifuddin, mengatakan tersangka H merupakan Direktur PT Rumah Sakit (RS) Arun Lhokseumawe yang menjabat selama periode 2016-2023.

“Dari hasil audit Inspektorat bahwa selama kurun waktu periode tersangka menjabat sebagai Direktur PT RS telah mengakibatkan kerugian keuangan negara yang mencapai hingga Rp43 miliar,” kata Lalu Syaifuddin, melalui rilisnya, Selasa (16/05/2023) di Lhokseumawe.

Sebelumnya, kata Lalu Syaifuddin, tersangka sekitar pukul 10.00 Pagi hadir memenuhi panggilan penyidik Kejari Lhokseumawe untuk dilakukan pemeriksaan di ruang pemeriksaan Kejari Lhokseumawe dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung di tahan.

Baca Juga:  Tiga Polsek di Aceh Selatan Raih Penghargaan Satkamling Terbaik

Penetapan tersangka H, katanya, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Prin-9/L.1.12/Fd/05/2023 tanggal 16 Mei 2023 dan Surat Perintah Penahanan Nomor : Prin-11/L.1.12/Fd/05/223 tanggal 16 Mei 2023.

“Saat ini tersangka sudah dititipkan di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh untuk menjalani persidangan,” pungkas Lalu Syaifuddin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.