Direktur RSUD-YA Tapaktuan : Kekosongan Obat di Rumah Sakit Sudah Tertangani

RSUD-YA Tapaktuan di Gampong Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, Provinsi Aceh. ANTARAN/Dokumentasi antaranNews.com.
Bagikan:

“Sempat kekosongan beberapa obat dua hari yang lalu. Kondisi hari ini mulai pulih, sebagian besar obat-obatan sudah terpenuhi bahkan ada jenis obat sama sekali tidak kosong,” kata dr. H Syah Mahdi, SpPd.

 Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah-Dr H Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan menginformasikan kekosongan (krisis) obat sudah ditangani pihak manajemen dan tidak menjadi kendala dalam melayani kesehatan masyarakat.

Kondisi tersebut disampaikan Direktur RSUD-YA Tapaktuan, dr. H Syah Mahdi, Sp.PD saat dikonfirmasi antaran melalui perangkat seluler seputar gembar-gembor kekosongan obat-obatan di rumah sakit Regional Tipe B dan menyandang predikat Paripurna tersebut.

Kata dia, hal itu terjadi disebabkan ada beberapa pesanan obat yang belum tiba dari pemesanan secara reguler oleh pihak manajemen. Namun hal ini tidak menjadi kendala karena telah ditempuh beberapa solusi dengan gerak cepat.

Baca Juga:  Keluh Kesah Komunikasi Masyarakat dan Pengunjung RSUD-YA Tapaktuan Terakomodir

“Kalau dua hari yang lalu memang sempat terjadi kekosongan beberapa jenis obat tetapi bukan obat-obatan emergency. Persoalan ini terjadi disebabkan pesanan terlambat tiba di rumah sakit kebanggaan masyarakat inii,” kata Syah Mahdi, Selasa (27/2/2024).

Menurut Syah Mahdi, demi kelancaran pelayanan kesehatan, kekosongan beberapa jenis obat yang bukan emergency ditangani dengan menggantikan biaya (uang) obat yang bisa dibeli di apotek di luar rumah sakit. Jadi, tidak menimbulkan kendala signifikan.

“Di setiap rumah sakit lumrah terjadi kekosongan obat dalam waktu relatif singkat, penyebabnya karena proses pemesanan dan keadaan dari pihak distributor. Alhamdulillah saat ini Sebagian besar obat-obatan sudah terpenuhi,” ucap direktur.

Baca Juga:  Rumah Sakit Lapangan Beroperasi, Warga Terdampak Banjir Bandang Ladang Rimba Antusias Berobat

Disebutkan Syah Mahdi, penanganan kekosongan beberapa obat telah ditempuh upaya percepatan dengan melakukan pesanan secara non e katalog (reguler). Dibantu oleh Apotek Kimia Farma yang berlokasi di kawasan RSUD-YA Tapaktuan. Solusi lain, apabila tidak ada di apotek kimia farma maka dapat ditebus di apotek luar, dan biaya akan diganti sepenuhnya oleh pihak RSUD-YA.

Khusus obat insulin jenis short acting sudah dalam pesanan, jika tidak ada aral melintang dua hari lagi di targetkan sudah tersedia di RSUD-YA Tapaktuan. Saat ini dalam proses angkutan. Sedangkan jenis mix dan long acting tersedia alias tidak terjadi kekosongan.

Baca Juga:  Dr Nurdin Lakukan Assessment Pasca Banjir di Aceh Jaya

“Beruntung abang telpon dan konfirmasi, kami dapat memberi penjelasan akurat sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat atau pasien yang berobat. Yakinlah, proses pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu,” tegas Syah Mahdi.

Masih pernyataan Syah Mahdi, sejak pagi hari ini sudah kita penuhi kekurangan-kekurangan obat tersebut. Jikapun dua hari lalu sempat kekosongan sudah diatasi dengan Solusi yang disampaikan diatas.

“Catatan terpenting, agar masyarakat tidak muncul kecemasan dalam berobat, obat-obatan golongan emergency dipastikan tidak pernah kosong dan menjadi prioritas utama di setiap rumah sakit,” jelasnya sembari menutup ujung ponsel.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.