Dirut Pusat Investasi Pemerintah Menyambangi Kantor Pusat PT LKMS Mahirah Muamalah Banda Aceh

Nota kesepakatan diteken oleh Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah, Ririn Kadariyah dan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Acara ini berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (3/6/2022). IST
Bagikan:

ANTARANNEWS.COM,BANDA ACEH – Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah, Ririn Kadariyah menyambangi kantor Pusat PT LKMS Mahirah Muamalah di Jalan Tgk. H.M Daud Beureueh, Kota Banda Aceh, Aceh, Jumat (3/5/2022).

PT LKMS Mahirah Muamalah merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemko Banda Aceh yang ditetapkan sebagai penyalur pembiayaan ultra mikro (UMi).

Kedatangan Ririn disambut langsung oleh Direktur Utama PT LKMS Mahirah Muamalah Teuku Hanansyah.

Pada kesempatan ini, Ririn dan Hanansyah saling tukar informasi mengenai program-program pembiayaan untuk pelaku usaha di Kota Banda Aceh.

Menurut Ririn, layanan pembiayaan UMi telah hadir di seluruh provinsi di Indonesia. Namun masih terdapat beberapa kabupaten dan kota yang kini masih dijajaki.

Baca Juga:  Diduga Pelaku Pencurian, Satreskrim Polres Aceh Selatan Amankan Seorang Pria

“Dari sisi jumlah debitur, Alhamdulillah setiap tahun bertambah. Kemudian jumlah daerah yang kami layani juga terus berkembang. Kami harap semua kabupaten dan kota akan terlayani ke depan,” kata Ririn.

Setelah meninjau kantor, Ririn bersama rombongan lanjut menyambangi lokasi UMKM yang telah memeroleh pembiayaan dari PT LKMS Mahirah Muamalah.

Yang pertama adalah produsen sambal ijo khas Aceh. Yakni PT Rayeuk Aceh Utama di Jalan Sultan Iskandar Muda, Desa Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Baca Juga:  Mahkamah Syar'iyah Tapaktuan Jalin Kerjasama dengan LBH JKA

Menurut pemilik usaha, Yuliana, mereka telah memeroleh bantuan pembiayaan dari PT LKMS Mahirah Muamalah senilai Rp 20 juta.

Uang tersebut dipakai untuk menambah kapasitas produksi mesin sambal. Kini, Yuliana mampu memproduksi cabai ijo khas Aceh sebanyak sekitar 4.000 botol per bulan.

“Kami butuh dana dari Mahirah Muamalah ini karena ada penambahan mesin,” kata Yuliana.

Rombongan Ririn lanjut menyambangi pelaku UMKM lainnya yang juga telah memeroleh bantuan pembiayaan dari PT LKMS Mahirah Muamalah.

Lokasi yang dituju berada di Jalan Keuchik Abbas, Desa Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Baca Juga:  Pusat Investasi Pemerintah Gelar Kegiatan UMi Ramadhan Fair 2022

Di sini, seorang perempuan paruh baya membangun usaha produksi tas dan pakaian adat khas Gayo. Idalaila, nama pemiliknya, mengaku memeroleh pembiayaan dari PT LKMS Mahirah Muamalah senilai Rp 16 juta.

Ida mengaku sangat terbantu dengan modal tersebut. Sebelumnya, dia hanya memproduksi barang ketika memeroleh pesanan. Sehingga putaran uangnya lambat dan tidak produktif.

“Tapi kalau sekarang, saya berani stok meski belum ada pesanan. Karena sudah ada tambahan modal dari Mahirah Muamalah,” kata Ida mengakhiri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.