Disdik Nagan Raya Adakan Diklat Berjenjang Tingkat PAUD

Pemkab Nagan Raya, Provinsi Aceh melalui Disdik setempat melaksanakan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar bagi Guru PAUD se-Kabupaten Nagan Raya di Aula SMP Negeri 5 Seunagan, Kecamatan Suka Makmue, Rabu (15/11/2023). ANTARAN / Didit Arjuna
Bagikan:

“Ada enam pondasi pada anak usia dini untuk kesiapan belajar di tingkat lebih lanjut, kemudian peran serta orang tua terhadap tumbuh kembang anak,” jelas Ayu Febiola Marzuki.

Jurnalis : Didit Arjuna

ANTARAN|SUKAMAKMUE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Nagan Raya di Aula SMP Negeri 5 Seunagan, Kecamatan Suka Makmue, Rabu (15/11/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Pemkab Nagan Raya dengan Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Ditjen GTK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek) RI melalui Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himapaudi) Aceh.

Baca Juga:  Jelang MTQ ke XXXV, Camat Wih Pesam Tertibkan Pedagang Bejualan di Badan Jalan

Kegiatan Diklat yang diselenggarakan selama lima hari sejak tanggal 15 hingga 20 November 2023 itu, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Zulkifli, S.Pd yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin), Idrus, S.Pd.I. serta diikuti 74 orang guru PAUD.

Dalam sambutannya, Idrus mengungkapkan pelatihan diklat tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi Guru PAUD sesuai dengan Permendikbud Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.

“Jadi tujuan kita melaksanakan pelatihan ini untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang pendidikan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan diselenggarakan adalah tingkat dasar yang diutamakan bagi guru yang kualifikasinya Sekolah Menengah Atas (SMA) dan S-1 Non PAUD,” jelas Idrus.

Baca Juga:  Abu Tgk H Mustafa Sarong : Dr Nurdin Ini Anak Rantau Yang Pulang Kampung

Menurutnya, guru-guru yang mengajar di PAUD wajib memiliki sertifikat diklat berjenjang tingkat dasar, karena dengan adanya hal itu menandakan bahwa mereka layak untuk mengajar.

“Dengan adanya acara ini saya minta kepada para guru dapat menyelesaikan tugas mandiri yang diberikan oleh pemateri yang akan didampingi oleh Pendamping Tugas Mandiri (PTM) dari Kabupaten Nagan Raya yang telah mendapatkan pelatihan khusus oleh Direktorat Guru PAUD dan Dikmas Kemdikbud Ristek RI,” pintanya.

Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut para guru dapat lebih paham bagaimana cara mengajar anak PAUD sesuai dengan jenjang usianya.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Provinsi Aceh Ayu Febiola Marzuki juga ikut memberikan arahan sekaligus temu ramah dengan peserta guru PAUD secara daring melalui Zoom Meeting.

Baca Juga:  Dua Reje Kampung PAW di Bener Meriah Dilantik

“Ada enam pondasi pada anak usia dini untuk kesiapan belajar di tingkat lebih lanjut, kemudian peran serta orang tua terhadap tumbuh kembang anak,” jelas Ayu Febiola Marzuki.

Namun demikian, lanjut Bunda PAUD Aceh, ayah juga mempunyai peran penting dalam pendidikan anak seperti mengambil rapor diharapkan ayah juga ikut andil.

“Sebagaimana yang kita ketahui saat ini peran ibu lebih dominan dalam kegiatan anak di sekolah,” tutup Ayu Febiola Marzuki

Kemudian acara tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Melalui Luar Jaringan (luring) yang disampaikan oleh Nina Adrianti, S.Pd dan Yulia Sari, M.Pd dari LPD Himpaudi Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.