Diskominfosan Gelar Pelatihan Jurnalistik, Halimuddin : Jurnalistik Memiliki Peran Penting

Diskominfosan Aceh Selatan menggelar pelatihan jurnalistik pengelola website Pemerintah. ANTARAN/foto ist
Bagikan:

“Hal ini menuntut ilmu jurnalistik dapat berperan sebagai penyampai informasi yang konstruktif dan berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, tidak hanya melalui media mainstream layaknya media cetak dan televisi, namun juga melalui website sebagai media baru,” kata Asisten III.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) setempat menggelar pelatihan jurnalistik pengelola website Pemerintah.

Adapun pelatihan tersebut yang diikuti oleh 37 orang peserta yang terdiri dari admin pengelola website resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan berbagai SKPK, yang bertempat di Aula Dian Rana Hotel, Selasa (13/06/2023).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten III Setdakab H.Halimuddin SH MH, Kadis Kominfosan, Munharsam SE M Si, Maskur Abdullah pengajar LPDS Soetomo Jakarta sebagai narasumber, Cut Naufal Dafistri sebagai videographer Waspada Aceh.

Baca Juga:  Diduga ASN dan Honorer Tertangkap Basah Mesum di MobilĀ 

Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran yang diwakili Asisten III Setdakab H Halimuddin SH MH dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Jurnalistik memiliki peran penting dalam proses perubahan sosial yang berlangsung ditengah masyarakat.

“Hal ini menuntut ilmu jurnalistik dapat berperan sebagai penyampai informasi yang konstruktif dan berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, tidak hanya melalui media mainstream layaknya media cetak dan televisi, namun juga melalui website sebagai media baru,” kata Asisten III.

Lebih lanjut, kata Halimuddin, kegiatan jurnalistik melalui media apapun diatur dalam kode etik jurnalistik, agar dalam penerapannya dapat berjalan secara profesional dan akurat.

Baca Juga:  Pj Bupati Syakir Lepas Keberangkatan 114 Jamaah Calon Haji Aceh Tenggara

“Kecepatan, ketepatan, serta berimbang dalam penyampaian informasi sangatlah penting, agar hal-hal yang disampaikan keranah publik tidak menjadi informasi hoax yang sesat dan menyesatkan,” sebutnya.

Halimuddin juga menyebutkan, peran dalam mengelola informasi seputar pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah, serta capaian pembangunan di daerah akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas serta memberikan pengaruh positif terhadap keberlanjutan pembangunan ke depan.

Berbagai media yang bermunculan, sambungnya memberikan pilihan luas bagi setiap individu dalam menyebarluaskan informasi selain media cetek dan elektronik, saat ini website telah menunjukan eksistensinya dalam deserminasi informasi, tidak terkecuali dilingkungan pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Melalui kegiatan pelatihan ini agar dapat memberikan pencerahan dan pengetahuan baru bagi para ASN dalam menyebarluaskan berbagai informasi pembangunan daerah kepada masyarakat, khususnya di website Pemerintah,” demikian pungkasnya.

Baca Juga:  DP3AP2KB Gayo Lues : Makanan Sehat Bergizi Tidak Harus MahalĀ 

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Rinaldi S Sos mengatakan, kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 13 sampai dengan 14 Juni 2023.

Dikatakan, hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang keterbukaan Informasi Publik dan Permendagri No 35 Tahun 2010 Tentang pedoman pengelolaan pelayanan informasi dan dokumentasi di Lingkungan Kementerian dan Pemerintah Daerah.

“Serta peraturan komisi informasi Republik Indonesia No 1 Tahun 2021 tentang standar layanan informasi publik. Kegiatan ini hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan pada Dinas Kominfosan dengan Media Waspada Aceh,” pungkas Rinaldi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.