Usut Temuan Jasad Bayi, Polres Nagan Raya Bentuk Tim Khusus

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, Iptu Vitra Ranadani bersama personel saat membawa jasad bayi di RSUD-SIM. Antaran/Istimewa
Bagikan:

“Begitu menerima laporan tentang temuan jasad bayi laki-laki, kita bentuk tim untuk melakukan penyelidikan,” katan Iptu Vitra Ramadani.

Jurnalis: Didit Arjuna

ANTARAN l NAGAN RAYA-Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Polda Aceh menindaklanjuti dan membentuk tim khusus untuk penyelidikan temuan jasad bayi berjenis kelamin laki laki di Gampong Kabu Baro, Kecamatan Seunagan Timur, Kamis (15/2/2024) sekira pukul 12.00 Wib siang tadi.

Polres Nagan Raya bersama Tim Inafis akan melakukan tes DNA (Deoxyribonucleic Acid) untuk bahan penyelidikan dalam menindaklanjuti temuan jasad bayi lelaki.

Baca Juga:  Buka Kegiatan FGD Penyusunan Pengendalian Banjir, Ini Harapan Sekda Aceh Selatan

Tindakan tersebut disampaikan Kapolres Nagan Raya, AKBP Rudi Saeful Hadi melalui Kasat Reskrim, Iptu Vitra Ramadani.  Katanya, mendapat laporan dari masyarakat terhadap penemuan jasad seorang bayi, pihaknya langsung membentuk tim.

Kronologis temuan jasad bayi itu, berawal dari seorang petani yang pergi ke sawah. Dia mencium bau menyengat yang tidak seperti biasa. Merasa penasaran,  petani tersebut langsung mencari asal bau dan menemukan jasad bayi dalam kondisi sudah membusuk serta mengapung di saluran irigasi.

Baca Juga:  Plt Sekda Simeulue Hadiri Peresmian Kampung Bahari Nusantara di Teluk Dalam 

“Atas penemuan itu, petani tersebut langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan aparatur gampong setempat. Laporan masyarakat tersebut kami terima sekira  pukul 12.00 WIB siang,” ujar Kasat Reskrim.

Vitra Ramadani menjelaskan, setelah mendapat laporan pihaknya langsung menuju  tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi dan membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD-SIM) Nagan Raya untuk dilakukan visum dan akan dites DNA ke Puslabfor Polri.

“Tes untuk DNA bertujuan  untuk mengidentifikasi dan mempermudah penyelidikan tentang motif jasad bayi yang ditemukan. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap,” terang Vitra Ramadani.

Baca Juga:  Terkait Dugaan Pungli Desa Serba Jadi, Polres Nagan Raya Serahkan 5 Aparatur Desa ke JPU 

Kepada media diakuinya, persoalan tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan sedang mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. Selain itu, pihaknya juga sudah membentuk tim penyelidikan untuk membongkar kasus yang masih misterius itu.

“Untuk motif masih tahap penyelidikan, kita tunggu saja hasil penyelidikan yang serius dari tim yang sudah terbentuk. InsyaAllah pengembangannya akan kita sampaikan kembali,” jelasnya singkat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.