Dosen USK Gelar Pelatihan Manfaatkan Belimbing Wuluh Jadi Nilai Tambah

Dosen Program Studi Teknik Pertanian dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pelatihan pengolahan beragam produk pertanian berbasis belimbing di Gampong Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (10/9/2022). Foto Ist
Bagikan:

“Semoga pasca pelatihan akan terbentuknya unit-unit usaha baru yang produktif dengan memanfaatkan buah belimbing lokal sebagai bahan bakunya,” harapnya.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARANNEWS.COM|BANDA ACEH – Buah belimbing wuluh merupakan jenis belimbing sayur yang sangat akrab dalam kehidupan masyarakat Aceh. Selain dalam bentuk segar untuk campuran masakan sayur dan bahan baku sambal, belimbing ini sering dijadikan sebagai asam sunti yang menjadi bahan baku makanan khas Aceh.

Untuk lebih meningkatkan added value buah belimbing, Dosen Program Studi Teknik Pertanian dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan pengolahan beragam produk pertanian berbasis belimbing di Gampong Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (10/9/2022).

Baca Juga:  Pemilik 18 Paket Sabu dan 3 Paket Ganja dibekuk Polres Abdya

Koordinator kegiatan, Raida Agustina STP MSc mengatakan, program yang digelar merupakan kolaborasi antara kegiatan pengabdian mandiri dengan kegiatan riset keilmuan USK untuk mendukung pelaksanaan Kampus Merdeka.

“Bentuk kegiatan terdiri-dari pelatihan pembuatan manisan belimbing, sirup belimbing, selai belimbing, minuman belimbing, kue belimbing dan dodol belimbing,” jelas Raida Agustina.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi Teknik Pertanian USK, Dr Muhammad Idkham STP MSi pada pembukaan acara tersebut mengharapkan, kegiatan yang digelar oleh para civitas akademika ini dapat memberi manfaat yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Perdana, Komoditi Pertanian Dari Bener Meriah Diangkut Menggunakan Pesawat Kargo

“Semoga pasca pelatihan akan terbentuknya unit-unit usaha baru yang produktif dengan memanfaatkan buah belimbing lokal sebagai bahan bakunya,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Keuchik Gampong Cucum, Fauzan SP, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga Gampong Cucum atas yang ilmu yang diberikan para dosen dan mahasiswa USK.

“Kita berharap bapak dan ibu Dosen juga berkenan melakukan pendampingan agar program seperti ini dapat berkesinambungan dan berkelanjutan,” harapnya.

Fauzan juga mengatakan, masyarakat Gampong Cucum rata-rata memiliki pohon belimbing tiga hingga 5 pohon belimbing setiap rumah untuk dimanfaantkan sebagai membuat asam sunti.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat Cucum ini, insya Allah warga kami akan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang disampaikan untuk lebih giat berusaha memanfaatkan potensi pertanian lokal bagi kesejahteraan,” ujar Fauzan.

Baca Juga:  Senin Ini Nur Ayis Dilantik, Kasasi Dihentikan

Adapun tim pengabdian masyarakat USK tersebut adalah yakni, Raida Agustina STP MSc, Dr Muhammad Yasar STP MSc, Dr T Ferijal STP MSc, Dr Sri Hartuti STP MT, Dr Muhammad Idkham STP MSi, Dr Muhammad Dhafir ST MSi, Dr Andriani Lubis STP MSi, Dr rer hort Indera Sakti Nasution STP MSc, Dr Ir Juanda STP MSc, Zaidiyah, STP MSc, Dr Safrizal ST MSi, dan Dr Ing Agus Arip Munawar STP M.Sc.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.