DPK Gelar Pemilihan Duta Baca dan Lomba Bercerita

DPK Gelar Pemilihan Duta Baca dan Lomba Bercerita. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Untuk Itu, lewat penyelenggaraan lomba bercerita ini diharapkan berbagai macam cerita rakyat tersebut bisa kembali menggaung, sehingga anak-anak kita mengetahui keberadaannya,” ujar Bambang.

Jurnalis: Didit Arjuna

ANTARAN | NAGAN RAYA – Dalam rangka meningkatkan minat baca para siswa/siswi, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar Pemilihan Duta Baca tingkat SMA/Sederajat dan Mahasiswa, dan Lomba Bercerita tingkat SD/MI dalam lingkup kabupaten setempat.

Kegiatan tersebut dibuka Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos., M.Si yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Bambang Surya Bakti, SE, di halaman kantor DPK,Komplek Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (30/05/2024).

Dalam arahannya, Bambang Surya Bakti mengatakan, anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidayah yang pada hari ini ikut berpartisipasi dalam lomba ini dan akan menunjukkan kebolehannya bercerita, mereka adalah penerus tongkat estafet masa depan yang sarat tantangan, dimana era milenial dan digital yang semakin maju dan canggih.

Baca Juga:  Dayah Tahfidzul Qur’an Hidayatullah Singkil, Tambah Jam Hafalan Al Qur’an Selama Ramadhan

“Untuk Itu, lewat penyelenggaraan lomba bercerita ini diharapkan berbagai macam cerita rakyat tersebut bisa kembali menggaung, sehingga anak-anak kita mengetahui keberadaannya,” ujar Bambang.

Selanjutnya, sebagaimana laporan panitia pelaksana, bahwa pada hari Rabu kemarin di tempat ini telah berlangsung kegiatan seleksi Pemilihan Duta Baca bagi siswa siswi jenjang sekolah menengah dan mahasiswa, pada hari ini dilanjutkan dengan kegiatan lomba bercerita.

“Saya meminta semua pihak untuk ikut mendukung serta mendorong agar kedua kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai harapan, sebab menurut hemat saya kegiatan ini merupakan juga sebagai ajang penelusuran bakat anak-anak yang baru mulai mengecap pendidikan dasar di sekolah,” ucap Bambang.

Dikatakan, kita semua mengetahui dan merasakan betapa pentingnya literasi dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang cerdas, mengembangkan kemampuan akademik sesuai keahlian.

Lebih lanjut, Bambang, menyebutkan, dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, dimana pada pasal 3 disebutkan perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa.

Baca Juga:  Pemuda Pancasila Aceh Berharap Sayed Muhammad Muliadi Masuk Kabinet

“Untuk itu, saya minta jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagan Raya terus berupaya melakukan berbagai inovasi supaya fungsi perpustakaan menjadi tempat yang menarik bagi penggunanya. Ciptakanlah pustaka yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman, bukan sekedar tempat membaca, tapi lebih dari itu hendaklah terus melakukan sosialisasi dan promosi yang sifatnya bisa memberikan spirit bagi para pemustaka,” katanya.

Diakhir amanatnya, Bambang mengatakan, kegiatan Lomba Bercerita tingkat SD/MI yang diselenggarakan pada hari ini merupakan sebagai salah satu upaya pengayaan dan penumbuhan budaya baca bagi anak-anak di Nagan Raya. Anak-anak para pelajar yang berpartisipasi dan meraih prestasi dalam lomba ini nantinya, berpotensi besar menjadi agen perubahan dimasa mendatang.

“Dengan memupuk semangat seperti itu, diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam upaya menciptakan generasi yang gemar membaca dan memiliki peran aktif dalam meningkatkan budaya literasi di Nagan Raya,” sebutnya.

Baca Juga:  Panwaslu Kecamatan Alafan Laksanakan Wawancara Bagi Calon Anggota PTPS

Sebelumnya, Kabid Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan, Linda Yunita, SKM, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta lomba bercerita berjumlah 90 orang yang dibagi dalam tiga kelompok. Adapun cerita yang dikirimkan kepada peserta berasal dari Kabupaten Nagan Raya.

“Cerita yang dilombakan ada dua judul, yaitu Danau Laot Tadu dan Legenda Buaya Putih ditulis oleh Drs. Said Amri dan Asal-Usul Emas Di Krueng Cut ditulis oleh Syeh Syafi’e,” ujar Kabid PPP.

Turut hadir dalam acara tersebut Kadis DPK, Kadis Pendidikan, para staf DPK, para Dewan Juri, para siswa-siswi beserta pendamping.

Sebagai informasi, nama dan latar belakang dewan juri :

Dr. Khairuddin, dosen dan tokoh pemerhati pendidikan Nagan Raya.

Said Adli, mantan jurnalis dan pegiat lingkungan.

Masitoh, SKM, MKM, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPMGP4 Nagan Raya.

Rini Syahwani Ginting, S.S, Kabid Pariwisata, Disbudparpora.

Rismayati, S.Hut, MP, pegiat literasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.