DPMGP4 Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten 2023

Kepala DPMGP4 Damharius membuka langsung kegiatan Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Nagan Raya. ANTARAN / Foto Ist
Bagikan:

“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting kabupaten/kota merupakan salah satu kegiatan prioritas dalam Rencana Aksi Nasional,” kata Damharius.

Jurnalis : Didit Arjuna 

ANTARAN|SUKAMAKMUE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Pengendalian Penduduk dan Pembedayaan Perempuan (DPMGP4), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten tahun 2023.

Rakor tersebut dibuka Kepala DPMGP4 Damharius SPd.,M.Si yang berlangsung di Aula Sasana Praja, kompleks Perkantoran Suka Makmue daerah setempat, Rabu (29/11/2023).

Baca Juga:  Wamentan Apresiasi Produksi Beras di Kabupaten Karawang

Dalam sambutannya, Damharius menyebutkan, pada tahun 2022 prevalensi stunting Kabupaten Nagan Raya mengalami penurunan yang sangat signifikan menjadi 28,8 % dari 31,5 % persen.

Hal ini terjadi menurutnya, berkat upaya kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting kabupaten/kota merupakan salah satu kegiatan prioritas dalam Rencana Aksi Nasional,” kata Damharius.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Kluet Utara Bantu Petani Merontok Padi

Dikatakan, koordinasi di tingkat kabupaten/kota ini, merupakan kegiatan operasional yang mengikutsertakan TPPS dan mitra kerja lainnya dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung dan memastikan pelaksanaan koordinasi konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di wilayahnya.

“Kami berharap, semua pihak yang berkaitan dengan program percepatan penurunan stunting agar selalu aktif melakukan analisis intervensi spesifik dan sensitif agar semua kasus stunting mendapat solusinya, serta adanya peningkatan capaian indikator yang tersusunnya laporan TPPS semester II Kabupaten Nagan Raya,” pungkas kepala DPMGP4.

Baca Juga:  Tak Mesti Jauh-jauh ke Switzerland, Cukup ke Gayo Lues Saja

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPMGP4 setempat, Ns Helmi M.Kep melaporkan, sosialisasi ini dilaksanakan 1 hari, dengan peserta berjumlah 62 orang yang merupakan tim percepatan penurunan stunting serta Akademisi dari Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

“Output yang diharapkan dari kegiatan koordinasi di tingkat kabupaten/kota adalah laporan perkembangan percepatan penurunan stunting,” katanya.

Kegiatan itu, dilanjutkan pemaparan materi yang disampaikan Hendri Zulfikar SE yang merupakan Satgas Penurunan Stunting Kabupaten Nagan Raya serta diskusi bersama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.