DPR RI Dukung Bank BTN dalam Pemenuhan Pembiayaan Perumahan Rakyat

Rafli Kande saat menjadi pemateri pada kegiatan sosialisasi dengan tema "Peluang dan Tantangan Pembiayaan Perumahan, yang berlangsung di Eva Sky Hotel, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (30/4/2023). Foto: ANTARAN/Ist
Bagikan:

“Peran ini perlu didukung berbagai stakeholder termasuk Komisi VI DPR, agar Bank BTN bisa lebih besar lagi dalam membiayai rumah rakyat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujar Rafli Kande.

Jurnalis: Ardiansyah

ANTARAN|MEULABOH – Komisi VI DPR RI mengakui pentingnya peran aktif PT Bank Tabungan Negara (Perserok) Tbk (BTN) dalam menjalankan fungsinya fokus pembiayaan perumahan rakyat.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Rafli Kande, saat menjadi pemateri pada kegiatan sosialisasi dengan tema “Peluang dan Tantangan Pembiayaan Perumahan, yang berlangsung di Eva Sky Hotel, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (30/4/2023).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri utama dari DPR RI dan Direktur PT Rafa Graha Mandiri. Hadir dalam acara tersebut seratusan peserta dari berbagai elemen seperti mahasiswa, perwakilan santri, tokoh pemuda.

Baca Juga:  Ganti Kursi T Cut Rahman, Mukhlis AW Resmi Jadi Anggota DPRK Abdya

“Peran ini perlu didukung berbagai stakeholder termasuk Komisi VI DPR, agar Bank BTN bisa lebih besar lagi dalam membiayai rumah rakyat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujar Rafli Kande.

Backlog perumahan yang saat ini mencapai 12,7 juta unit, bukanlah tugas dari Bank BTN semata untuk bisa mengurangi angka yang sangat tinggi tersebut. DPR akan mendukung dengan menerbitkan berbagai regulasi agar sektor pembiayaan perumahan bisa tumbuh.

Sektor properti khususnya perumahan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Pasalnya dampak langsung dari sektor perumahan akan dirasakan oleh sekitar 174 sektor turunannya seperti industri semen, pasir, cat, batu dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Asosiasi Dump Truck di Nagan Raya Siap Menangkan Jamal Idham Duduk di DPR RI

“DPR juga mengapresiasi Bank BTN yang berkontribusi sangat besar terhadap suksesnya program sejuta rumah yang menjadi andalan Pemerintahan Jokowi,” kata Politisi PKS itu.

Selain mewujudkan rumah impian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sektor perumahan juga menyerap sekitar 500.000 tenaga kerja untuk setiap pembangunan 100.000 unit rumah.

Sehubungan dengan hal tersebut, DPR mendukung Relaksasi POJK 48/POJK.03/2020 untuk Sektor Perumahan diperpanjang. Hal ini penting dilakukan mengingat masih berjalannya pemulihan usaha di sektor perumahan.

“Kami juga meminta kepada pemerintah daerah dan stakeholder terkait pembangunan perumahan untuk mendukung gerakan masyarakat mudah punya rumah seperti memberikan kemudahan perizinan,” tambah Rafli yang juga seniman legendaris asal Aceh ini.

Baca Juga:  Polres Aceh Singkil Kawal Pawai Takbiran Idul Fitri 1444 Hijriah

Pasalnya, kata dia, peluang bisnis pembangunan perumahan terbuka sangat lebar, dimana masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah termasuk para milenial yang jumlahnya sekitar 31 persen dari total penduduk Indonesia.

Kemudian, perbankan seperti Bank BTN perlu terus dilibatkan dalam penyaluran program bantuan sosial pemerintah. Dan terakhir, lanjut Rafli, DPR akan mengawal percepatan impelementasi Bank Tanah untuk memastikan ketersediaan lahan agar memudahkan suplai rumah terjamin dengan harga yang terjangkau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.