Eks Panglima GAM dan Kombatan Ikut Membesarkan MPC PP Aceh Selatan

Ketua MPW PP Provinsi Aceh, Teuku Juliansyah Darwin ketika membuka Muskab IX MPC PP Aceh Selatan. ANTARAN | Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Sebuah penghormatan dan nilai plus bagi MPC PP Aceh Selatan, mantan Panglima GAM dan Kombatan ikut bergabung dalam memaju dan membesarkan Pemuda Pancasila,” kata Yose Rizal Mouna.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) IX Majelis Pimpinan Cabang – Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Aceh Selatan resmi bergulir dan dibuka Ketua MPW Aceh, Teuku Juliansyah Darwin di Aula Dinas Pariwisata, Tapaktuan, Selasa (01/08/2023).

Sebelum dibuka, dalam sambutan singkatnya Ketua MPC PP Aceh Selatan, Yose Rizal Mouna menyebutkan, selama perjalanan kepimpinan pihaknya banyak hal dan kegiatan yang dilakukan untuk kemaslahatan umat.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemuda Pancasila terus menata langkah dan mensinergikan diri dengan pemerintah untuk kemajuan daerah. Satu hal yang menjadi catatan penting, katanya, di tubuh PP Aceh Selatan turut bergabung mantan Panglima GAM dan sejumlah kombatan.

Baca Juga:  523 Bacaleg dari 21 Mesin Politik Bertarung Rebut 30 Kursi DPRK Aceh Selatan

“Kehadiran mereka (senior) kami memupuk organisasi ini lebih berkualitas dan profesional. Saudara-saudara kita tersebut menjadi lentera bagi Pemuda Pancasila,” ungkapnya

Sebuah penghormatan dan nilai plus bagi MPC PP Aceh Selatan, tambahnya, mantan Panglima GAM dan Kombatan ikut bergabung dalam memaju, merawat dan membesarkan Pemuda Pancasila.

Tanpa gengsi, ungkap Yose Rizal Mouna, siapapun yang terpilih menjadi ketua wajib didukung dan terus menjalin kerjasama yang baik. Sekali layar berkembang, surut kuta berpantang.

“Kami juga berharap, ke depan siapapun bupati Aceh Selatan terpilih pada demokrasi 2024, hendaknya Pemuda Pancasila harus bernyawa dan berkibar. Hari ini saya siap bersaing dan bersanding atas keputusan dan pilihan 18 MPAC PP se Aceh Selatan,” tandasnya.

Baca Juga:  Madinah Disesaki Jamaah Umrah, Masjid Nabawi Tak Mampu Tampung Jamaah Sholat Jumat
Ketua MPC PP Aceh Selatan, Yose Rizal Mouna saat tampil memberi arahan pada Muskab IX. ANTARAN | Sudirman Hamid.

Bupati Aceh Selatan diwakili Asistem Pemerintahan, Erwiandi, S Sos, M.Si dalam sambutan tertulis mengajak peserta melaksanakan Muskab IX MPC PP secara objektif, sesuai hati nurani dan tidak memaksa kehendak untuk melahirkan pimpinan berkualitas.

“Silakan bersaing secara fair, objektif dan adil. Kelak MPC PP Aceh Selatan tumbuh dengan baik dan semangkin jaya. Siapapun terpilih, pemerintah daerah tetap mendukung,” imbuh Erwiandi.

Sementara itu, Ketua MPW PP Aceh, Teuku Juliansyah Darwin saat membuka ajang Muskab IX, menghimbau para kader PP Aceh Selatan menentukan hak pilih tanpa intervensi. Konteks ini adalah hak mutlak peserta dalam menentukan sikap.

Baca Juga:  Pers Release Akhir Tahun, Kasus Yang Ditangani Polres Simeulue Meningkat

Seiring itu, Teuku Juliansyah Darwin berpesan supaya PP Aceh Selatan terus berpikir jernih dalam menahkodai organisasi. Utamakan kebersamaan, saling menghargai dan membesarkan.

“PP jangan terprovokasi dengan aksi anarkis, seperti masa 60 tahun lalu. Biarlah kita melangkah dengan cara kita sendiri dalam menjaga merukunkan dan kondusifitas umat,” sergah T Juliansyah Darwin.

Tegas disampaikan, PP bukan bagian dari partai politik dan tidak pernah memposisikan diri sebagai pesaing tetapi menjadi mitra disetiap komponen. “Namun PP berhak membantu kader disetiap even termasuk dalam kontestan politik,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.